Claudio Vieira, Petinggi Partai APODETI Dianugerahi Penghargaan Bintang Sakti dari Prabowo: Begini Perjuangannya

Polkam743 Dilihat

Jakarta (MEDIATOR)--“Terima kasih Bapak Presiden atas Penganugerahan Tanda Kehormatan kepada 17 Pejuang Timor Timor Pro-Integrasi salah satunya ayahanda kami Claudio Vieira,”demikian Florensio Mario Vieira, putra sulung almarhum Claudio Vieira dalam sebuah postingannya di media sosial. Status ini mewakili seluruh isi hati Mario dan keluarga besar. Mereka sangat bergembira, sangat emosional, hadir di Istana Negara, Jakarta, 25 Agustus 2025 bersama-sama para petinggi negara dan keluarga para tokoh perjuangan kemerdekaan. Juga tokoh di bidang lainnya, yang namanya diabadikan dalam sejarah bangsa sebagai pelaku sejarah penting.

Florensio Mario Vieira saat menerima tanda jasa dari Presiden Prabowo.
Foto: tangkapan layar siaran Kompas tv

Nama Claudio Vieira tidak asing bagi para pelaku politik, juga pejuang di masa sebelum dan sesudah integrasi Timor Timur, menjadi provinsi ke-27.

Seperti dituangkan Mario Vieira dalam tulisannya: Claudio Vieira pada awal pergolakan di Timor Portugues bergabung dengan Partai APODETI dan dipercayakan sebagai sekretaris DPC Apodeti Suai. “Sementara Sekretaris Jenderal APODETI adalah Alm Jose Fernando Osorio Soares yang juga menerima penghargaan Maha Putra Utama pada kesempatan yang sangat terhormat dan bermartabat ini,”demikian Mario.

Baca Juga  Pemprov Dukung, Siap Sukseskan Rally Wisata Trip Daratan Timor

Ketika terjadi kudeta/konflik bersenjata yang diinisiasi oleh Partai UDT dan kontra kudeta oleh Partai Fretilin, APODETI mengambil posisi anti kekerasan pro demokrasi terpaksa sebagian menghindar dan masuk ke Timor Barat – Prov NTT Indonesia.

Dinamika geopolitik pasa saat itu Claudio Vieira bergabung dengan pasukan Jeans dan melakukan infiltrasi ke Suai (perbatasan) beberapa kali. Pada akhirnya bergabung dengan pasukan Partisan/Sandi UMI di bawah Mayor Sofian Effendi (RPKAD= Resimen Para Komando Angkatan Darat) menyelusuri dan menguasai wilayah sektor Timur yakni Lospalos – Baucau – Viqueque.

Ahli waris: Domingos Policarpo ahli waris alm Arnaldo do Reis de Araujo, Presiden Partai APODETI, Soraya Osorio Soares, ahli waris Alm Jose Fernando Osorio Soares, Sekretaris Jenderal Partai APEDETI dan Florencio Mario Vieira , ahli waris alm Claudio Vieira, Sekretaris DPC Partai APODETI Suai Covalima.
Mario adalah partisan 75, tim umi (sandi yudha) dan warga kehormatan Kopassus.
Foto: dok

“Ketika Pemerintah Sementara Timor Timur (PSTT) terbentuk 1976 Claudio Vieira diangkat menjadi Bupati Lospalos sampai pemerintah definitif Timor Timur 1985,”tulis Mario menambahkan, menjadi Bupati pada zaman itu kegiatan utama bukan tata kelola pemerintahan tetapi managemen konflik, stabilitas politik, ketertiban, termasuk membangun kepercayaan terhadap NKRI.

Baca Juga  Era Victory-Joss, Kondisi Polkam NTT Terjaga, Masyarakat Sangat Puas

Sampai akhirnya masa bakti di eksekutif berakhir, beralih ke legislatif/DPRD Prov Timtim sampai akhirnya Timor Timur lepas dari NKRI 1999 disertai exodus ke Timor Barat.

Tanggal 11 Juli 2012 beliau dipanggil kembali oleh Sang Pencipta dan dimakamkan di TMP Dharmaloka Kupang.

Sepanjang hidup utk NKRI & Merah Putih selama 38 tahun (1974 – 2012) ditambah 13th di alam baka (2012-2025) atau 51 tahun kemudian, negara memberikan penghargaan Bintang Sakti kepada Claudio Vieira (alm) 25 Agustus 2024 yang diwakili oleh ahli waris Florencio Mario Vieira (anak sulung) didampingi oleh Yustina Yudha Nita (istri).

“Terharu dan bangga bahwa kesetiaan terhadap NKRI & Merah Putih penghargaan ini sekaligus mengangkat kembali harkat dan martabat serta kehormatan WNI Asal Timor-Timur,”demikian Mario yang juga menambahkan “Terima kasih Bapak Prabowo Subianto. Doa kami selalu menyertai karya dan pengabdian utk kehormatan, kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.”

Baca Juga  Sukeskan Program Parabowo-Gibran, Tim BGN Lalui Medan Berat dan Tinjau SPPG Daerah Terisolir di TTS

Penghargaan Atas Jasa-jasa

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada 122 tokoh di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025).  Ratusan tokoh maupun ahli waris itu hadir langsung di Istana untuk menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia. Adapun total tokoh yang mendapatkan tanda kehormatan mencapai 141 orang.

“Menganugerahkan tanda kehormatan kepada mereka yang nama, jabatan, dan profesinya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan atas jasa-jasanya sesuai ketentuan syarat khusus sebagaimana diatur dalam Undang-Undang,” demikian bunyi kutipan Keputusan Presiden tersebut yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Mayor Jenderal TNI Kosasih, demikian dikutip kompas.com.

Setelahnya, Kepala Negara mengucapkan secara langsung rasa terima kasihnya dalam pidato singkat.

“Saya hanya ingin menyampaikan atas nama negara dan bangsa, sekali lagi terima kasih atas jasa-jasa pengabdian saudara-saudara sekalian,” ucap Prabowo. Ditambahkannya, “Dan mereka-mereka yang orangtuanya tidak hadir, ahli waris juga atas nama negara dan bangsa, terima kasih kami Republik Indonesia atas pengabdian saudara sekalian semoga jasa-jasa saudara-saudara terus menjadi warisan bagi generasi penerus,” ujar dia. (TIM/Kompas/Stenly Boymau)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan