Buat Para Ibu dan Remaja Putri, Sebaiknya Kenali Jenis Kulit Baru Membeli Krim

Kesehatan148 Dilihat

MEDIATORSTAR.COM, Kupang

Ini informasi penting kepada para ibu dan remaja putri dimana saja agar lebih baik mengenali jenis kulitnya terlebih dahulu baru memberi krim. Hal ini dirasa penting, karena hanya dengan pemahaman yang baiklah, krim yang cocok akan memberi solusi pada masalah kulit.

Demikian dr. Herawaty Lianto, saat membawakan materinya tentang pesona kulit sehat di era society 5.0 dalam seminar mengenai isu kesehatan remaja yang diselenggarakan atas kerjasama Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang dengan ARRA Aesthetic Clinic dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) NTT. Lebih lanjut aesthetic consultant itu menegaskan bahwa jika saat ini para ibu dan remaja putri berburu krim pemutih kulit baik secara online maupun di pusat perbelanjaan yang terjangkau, sebenarnya itu tidak salah.

Baca Juga  Demi Transparansi, BPJS Kesehatan Luncurkan Data Sampel Terbaru dan New Mobile JKN

“Membeli krim secara online, atau di pusat perbelanjaan itu tidak salah. Tidak semuanya jelek. Ada juga yang baik. Namun saya sarankan agar dikenali dulu jenis kulitnya, barulah membeli krim,”tegas istri dr. Andree Hartanto ini. Kulit ini tegasnya, berdasarkan anatominya dibagi atas tiga yakni epidermis, dermis, dan hypodermis.  Ini yang harus dikenali, karena tidak sedikit yang rela mengorbankan kulitnya untuk sekedar mencoba-coba krim pemutih kulit yang belum jelas.

Dia mencontohkan, ada dalam keseharian kita akan bertemu dengan wajah yang tipis sekali, kelihatan pembuluh darahnya. Tentu bisa dibayangkan seperti apa ketipisan kulit itu. “Itu sangat tipis sekali, dan mereka melakukannya demi mendapatkan hasil cerah. Saya hanya mau sarankan, syukuri dan kagumi jenis kulit kita sebagai orang NTT, ini jenis kulit eksotis dan unik,”tegas CEO ARRA Aesthetic Clinic ini menambahkan, sekarang sudah jauh berbeda. Fenomena memutihkan kulit itu sebenarnya di era tahun 2015 dan sekarang, orang lebih senang dengan warna asli kulitnya.

Baca Juga  Sosialisasi Keliling Petugas Dinas Kominfo Kota Kupang di Kelurahan

“Tinggal dibuat glowing saja. Kita perempuan NTT memiliki kulit yang sangat bagus,”tegasnya beberapa kali menyarankan agar warna kulit yang ada, jangan sekali-kali dirubah. “Kagumi kulit Anda, itu harta terindah yang Tuhan beri,”ungkapnya sembari merinci, kulit ada beberapa jenis. Seperti kulit kering, memang terhindar dari jerawatt hanya dia mempercepat penuaan. Begitu pula kulit berminyak yang memudahkan tumbuhnya jerawat, inipun perlakuannya berbeda.

Sementara untuk jenis dry skin, dia menyarankan untuk mencari pelembab. Dengan treatment pun dibolehkan asalkan tidak menghabiskan minyak pada kulit sehingga kelihatan sangat kering.

Dia pun menyarankan agar berhati-hati dalam memilih skin care serta memakai cleanser, facial wash, face toner, krim mata, serum, pelembab, krim pagi/malam, sunscreen serta menghindari beberapa bahan berbahaya. Seperti yang memiliki kandungan Mercuri, paraben dalam kadar tertentu, formaldehyde, sodium lauryl sulphate, petrolatum, pewarna sintetis, hydroquinone, triclosan.

Baca Juga  Batasi Akfivitas Luar Rumah Anda, Kasus Positif COVID Kota Kupang Naik Drastis

“Tidak semua masalah hanya bisa diatasi dengan  krim maka dilakukanlah treatment. Dan ini hanya bisa dilakukan oleh dokter. Disini sdh sudah banyak dokter, tapi ada yang buatnya di salon. Mestinya di klinik sehingga ada penanggungjawabnya dokter agar treatment dilakukan sesuai jenis kulitnya,”pungkasnya. (MSC01)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *