Menu

Mode Gelap
Politeknik Negeri Kupang Gelar PPM, Warga Oesapa Barat Dilatih Teknik Pengemasan Produk UMKM Ada Anggur Berkelas, Aneka Produk dan Mahakarya Perempuan Timor di Napan, Desa Binan Bank NTT yang Jadi Etalase RI Gerindra Beri Catatan Kritis ke Polda, Syahbandar dan Basarnas Terkait Tragedi Cantika Express 77 Riwayat Brigjen Iman, Putra Jenderal Edi Sudrajat yang Meninggal karena Serangan Jantung di Kupang Produksi Aneka Rempah Melimpah di Molakoli, Desa Binaan Bank NTT, Mereka Butuh Offtaker

Lainnya · 24 Nov 2022 23:53 WITA ·

Wagub NTT dan Dua Kepala Daerah Diusulkan Dapat Penghargaan Karang Taruna Tingkat Nasional


 AUDIENS. Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Kamis (24/11) siang di ruang kerjanya menerima Ketua Karang Taruna NTT, Wildrian Ronald  Otta dan Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau.
Foto: Istimewa
Perbesar

AUDIENS. Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Kamis (24/11) siang di ruang kerjanya menerima Ketua Karang Taruna NTT, Wildrian Ronald Otta dan Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau. Foto: Istimewa

Kupang (MEDIATOR)—Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, bersama dua kepala daerah lainnya masing-masing Penjabat Walikota Kupang, George M Hadjoh dan Bupati Belu, Agustinus Taolin, diusulkan untuk menerima penghargaan Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha dalam momentum Bulan Bhakti Karang Taruna tingkat pusat, dan juga forum Rakernas Karang Taruna. Kegiatan yang akan dihadiri oleh pejabat Kementerian Sosial, maupun para petinggi Karang Taruna tingkat pusat maupun provinsi se-Indonesia ini, akan berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah, 29 November hingga 1 Desember 2022. Dalam melaksanakan fungsi koordinasi, maka Ketua Karang Taruna NTT, Wildrian Ronald Otta, SSTP., MM., bersama Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau, pada Kamis (24/11) siang, melakukan audiens dengan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di ruang kerjanya.

Saat itu, Andre, demikian ketua PKT NTT biasa disapa, menjelaskan kepada Wagub Josef mengenai hal ini. “Bahwa ini merupakan usulan dari pengurus provinsi atas keterlibatan dan kontribusi aktif para pejabat kepala daerah ini. Sehingga harus disampaikan bahwa akan ada sejumlah syarat penilaian yang harus dilalui,”ujar Andre lagi.

Baca Juga  Pedagang Pasar Penfui Bersikap, Dukung Jeriko karena Lakukan Banyak Perubahan

Menurutnya, jika lolos seleksi maka pada 30 November malam mendatang, berlokasi di Solo, para pejabat publik ini akan berada di podium bersama dengan sejumlah pejabat lainnya tingkat nasional, untuk menerima penghargaan tersebut atas kontribusi mereka dalam membesarkan Karang Taruna di wilayahnya.

“Terimakasih atas kesempatannya. Memang kita di NTT belum banyak yang kit lakukan untuk Karang Taruna namun besar harapan kita, kedepan akan lebih maksimal lagi,”tegas Wagub Josef saat audiens di ruang kerjanya. Dia menyambut baik hal ini sembari berpesan agar generasi muda Karang Taruna di seluruh tingkatan, harus secara masif berkontribusi bagi wilayahnya. Kedepan tantangan akan semakin sulit, dan generasi muda dituntut kreatif.

Baca Juga  Bobby Lianto: Free Trade Zone RI-Timor Leste Sangat Menguntungkan NTT

Andre dan Stenly pun melakukan audiens dengan Penjabat Walikota Kupang, George Hadjoh di ruang kerjanya. Disana George pun menyambut baik hal ini. Sementara Bupati Belu, Agustinus Taolin pun, dalam sebuah komunikasi, menyatakan rasa terimakasihnya atas perhatian. Untuk diketahui, kinerja Karang Taruna di Provinsi NTT cukup mencatat sejarah, karena aneka kreatifitasnya. Salah satu contoh di  Kota Kupang, ada sebuah pasukan khusus yang dibentuk Pengurus Karang Taruna Kota Kupang, yang diberi nama Brigade Lima. Tim kecil beranggotakan 10 orang ini adalah sebuah tim reaksi cepat untuk mengatasi beraneka program. Seperti halnya fogging massal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Mereka berhasil menyelamatkan warga di kawasan zona merah malaria, dimana pengasapan dilakukan pada radius 100 meter dari rumah warga yang anaknya terkena Malaria. Tak hanya itu, tatkala Kota Kupang dihantam badai Seroja, tim kecil bentukan Stenly Boymau ini melakukan kerjasama dengan Bank NTT, yang menerima 10 unit mesin chainsaw (sensor) dalam bentuk pinjam pakai, dan mereka berhasil melayani 381 titik yang terisolir, dari total 489 pengaduan warga yang masuk. Seluruhnya dilakukan secara gratis. Masih ada sejumlah kegiatann lagi, dan pada Oktober kemarin, saat perayaan Bulan Bhakti Karang Taruna tingkat Kota Kupang tahun 2022, Karang Taruna Kota Kupang meluncurkan sebuah program, bertitel ‘Bhakti Untuk Negeri’, yang mana dalam program ini, akan dibagikan secara gratis abate kepada warga dan juga pelayanan fogging. (tim)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 139 kali

Baca Lainnya

Lurah Oetete Pimpin Warga Audiens dengan Kapolda, Demi Warga yang Punya Wawasan Sosial

26 November 2022 - 00:31 WITA

Karang Taruna Oetete Bersama Warga, Berbasah-Basah Tangani Sampah di Got

26 November 2022 - 00:18 WITA

Oksigen Generator Seharga Hampir 2 Miliar, Jadi Bukti Cinta KADIN untuk RSUD Waikabubak

23 November 2022 - 19:03 WITA

Dipulihkan Tuhan dari Penyakit  Langka, Jadi Desainer Gaun Miss World

23 November 2022 - 18:17 WITA

Pertobatan Seorang Pemuja Setan (Sebuah Kesaksian)

21 November 2022 - 00:04 WITA

Gerindra Beri Catatan Kritis ke Polda, Syahbandar dan Basarnas Terkait Tragedi Cantika Express 77

18 November 2022 - 08:14 WITA

Trending di Lainnya