Undana Tuan Rumah Konferensi Internasional IAPA 2025; Full Support dari Pemprov NTT

Pendidikan378 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Universitas Nusa Cendana (Undana) akan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan konferensi internasional Indonesian Association for Public Administration (IAPA) 2025. Agenda akademik berskala global yang akan diselenggarakan pada 28–29 Oktober 2025 mendatang menjadikan NTT menjadi fokus dunia internasional.

Untuk mematangkan persiapan pelaksanaan konferensi, panitia tidak tinggal diam. Mereka terus berkolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk Pemerintah Provinsi NTT.

Senin (20/10) panitia menggelar audiensi bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, di Kantor Gubernur.

Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Dr. I Putu Yoga B. Pradana, M.Si., dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini bertujuan memperkuat sinergi antara Undana sebagai tuan rumah dan Pemerintah Provinsi NTT, erjalan sukses.

Baca Juga  Natal FKIP Undana Jadi Momentum Perkuat Solidaritas di “Rumah Bersama”

Tema Lokal, Dampak Global

Dr. Yoga melaporkan perkembangan kesiapan teknis, dan menegaskan bahwa IAPA 2025 harus menjadi wadah kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan promosi NTT. Konferensi ini mengusung tema Indigenous Public Administration: Bridging Tradition, Innovation, and Governance for a World-Class Public Sector, menyoroti peran nilai-nilai kearifan lokal dalam inovasi dan tata kelola publik.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyambut baik sinergi ini, menilai acara internasional sangat penting untuk mengenalkan NTT.

Gagasan Pameran UMKM Disambut Baik

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan gagasan strategis untuk memperkuat keterlibatan pelaku lokal melalui penyelenggaraan pameran UMKM. Pameran ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan produk dan karya daerah kepada peserta internasional dari Timor Leste, Norwegia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Filipina, dan negara-negara lainnya.

Baca Juga  Undana Usulkan Prodi S1 Kedokteran Gigi, S1 Keperawatan, Profesi Apoteker, dan Profesi Notaris

“Kami berharap dalam rangkaian konferensi nanti dapat diadakan pameran UMKM yang menampilkan produk dan karya pelaku lokal. Ini bisa menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk memperkenalkan potensi NTT kepada peserta dari berbagai daerah dan negara,” ujar Dr. Yoga.

Menanggapi hal tersebut, Johni Asadoma menyatakan dukungan penuh. Ia menilai gagasan tersebut selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha. Pertemuan yang berlangsung dinamis ini menghasilkan kesepakatan bahwa IAPA 2025 harus menjadi ajang kolaborasi yang menonjolkan keunikan dan potensi NTT secara menyeluruh. (Audc/Rls-Undana/boy)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan