KUPANG–Pemerintah Kota Kupang menerima hibah sarana dan prasarana perkantoran dari International Organization for Migration (IOM) Kupang sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (Satgas PPLN) Kota Kupang.
Penyerahan hibah berlangsung di Ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (4/8). Hibah diserahkan secara simbolis oleh Head of Field Office IOM Kupang, Herman Rabu, kepada Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., serta disaksikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kupang, Nocenus Loa, S.H., M.Si.
Turut hadir jajaran IOM Kupang, pimpinan perangkat daerah yang tergabung dalam Satgas PPLN Kota Kupang, serta Kepala SD Inpres Oepoi Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Herman Rabu menyampaikan bahwa hibah tersebut merupakan bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara IOM dan Pemerintah Kota Kupang dalam penanganan pengungsi luar negeri.
“Satgas PPLN Kota Kupang adalah organisasi yang sangat dinamis. Hibah ini merupakan bentuk apresiasi tulus kami atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang dalam penanganan pengungsi luar negeri dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang melalui berbagai perangkat daerah, antara lain penyediaan akses pelatihan dan magang kerja oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, perlindungan perempuan dan anak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak pengungsi di SD Inpres Oepoi. Herman turut menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol Kota Kupang selaku pelaksana harian Satgas PPLN atas koordinasi yang selama ini terjalin.
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IOM atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Kupang.
“Bantuan senilai hampir Rp300 juta ini merupakan bentuk penghargaan atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik. Mewakili Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota, kami mengucapkan terima kasih kepada IOM atas dukungan yang diberikan,” ujar Sekda.
Menurut Sekda, hibah tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan operasional Satgas PPLN sekaligus menunjang pelaksanaan tugas perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah penerima memanfaatkan dan memelihara bantuan tersebut secara optimal. Sesuai ketentuan pengelolaan keuangan daerah, seluruh barang hibah akan dicatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD), sedangkan pemeliharaan dan penggunaannya menjadi tanggung jawab perangkat daerah penerima.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan barang hibah secara simbolis, penandatanganan berita acara, serta foto bersama seluruh peserta. (RLS/KOTKUP/BOY)






