SOE — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kini mulai didorong memanfaatkan efisiensi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna menekan biaya promosi serta memperluas jangkauan pasar. Langkah transformasi ekonomi digital ini diwujudkan melalui pelatihan bertajuk “Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan AI Content Creator dan Digital Marketing Bagi UMKM Lokal di Kelurahan Nonohonis”, yang digelar oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) di Kantor Lurah Nonohonis, Kota SoE, Senin (20/7/2026).
Pelatihan interaktif ini difokuskan pada penguasaan praktis teknologi AI dan strategi pemasaran digital agar produk lokal masyarakat Nonohonis mampu menembus rantai pasar nasional secara efisien.
Pelatihan Praktis AI dan Optimalisasi Ekosistem Bisnis Digital
Kegiatan PKM ini diinisiasi oleh Ketua PKM Yossie M. Y. Jacob, S.H., M.Hum, bersama tim dosen Fakultas Hukum Undana Chatryen M. Dju Bire, S.H., M.H., Cyrilius W. T. Lamataro, S.H., M.H., dan Gerald A. Bunga, S.H., LL.M. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Kota SoE, Joel A.A. Sonbai, S.H., M.Hum, didampingi oleh Lurah Nonohonis, Petrus A.C. Nesimnasi, S.I.P beserta jajarannya. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari para pelaku UMKM lokal dan mahasiswa KKN Tematik Undana turut hadir menyemarakkan kegiatan pelatihan.
Penyampaian materi digembleng langsung oleh dosen Program Studi Manajemen FEB Undana, Chrispy T. P. Daud, S.AB., M.M. Narasumber membimbing peserta melalui sejumlah topik kunci operasional digital:
- Pemanfaatan AI untuk Content Creator:Pelatihan praktis memproduksi ide konten, merancang desain promosi, dan menyusun caption media sosial secara instan berbasis aplikasi AI.
- Perubahan MindsetPemasaran: Mengubah pola pikir pelaku usaha dari sekadar berjualan menjadi pemahaman kebutuhan konsumen, penentuan target pasar, serta pembentukan loyalitas pelanggan.
- Optimalisasi Digital Marketing Tools:Pengenalan dan pemanfaatan fitur bisnis pada WhatsApp Business, Facebook Business, Instagram Business, hingga marketplace (Shopee dan Tokopedia).
- Strategi Tampilan Profesional:Teknik membangun citra akun bisnis yang terpercaya, efisien, dan mudah ditemukan calon pembeli.
Dampak Efisiensi Biaya dan Kemandirian Pemasaran Produk Lokal
Penguasaan teknologi AI dan perangkat digital ini disiapkan sebagai solusi konkret atas kendala keterbatasan modal pemasaran yang kerap dihadapi pelaku usaha di kawasan pedalaman. Melalui pembuatan materi promosi berbasis AI, UMKM tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tinggi untuk jasa desain atau pembuatan konten iklan.
Kehadiran program pendampingan dari perguruan tinggi ini menjadi fondasi awal bagi percepatan digitalisasi sektor ekonomi kreatif di wilayah Timor Tengah Selatan secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital serta kecerdasan buatan sebagai sarana promosi, pembuatan konten pemasaran, hingga pengembangan bisnis yang lebih efektif dan efisien,” ujar Yossie M. Y. Jacob, S.H., M.Hum.
Mengikis Hambatan Geografis dan Modal Promosi UMKM Daerah Melalui Otomasi AI
Intervensi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) oleh tim PKM Undana bagi UMKM di Kelurahan Nonohonis ini membawa dampak perubahan efisiensi usaha yang sangat nyata bagi peta ekonomi kreatif di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Selama ini, sebagian besar UMKM lokal di daerah terisolasi dari akses pasar luar wilayah akibat tingginya biaya promosi konvensional, keterbatasan sumber daya manusia dalam membuat materi iklan, serta ketergantungan pada pola penjualan tatap muka.
Ketiadaan literasi digital marketing membuat produk-produk potensial dari SoE sulit bersaing dan hanya berputar di pasar lokal yang terbatas. Pola pemasaran tradisional yang tidak efisien tersebut terbukti membatasi omzet usaha dan membuat daya saing UMKM lokal tertinggal dibanding pelaku usaha di kota-kota besar.
Melalui pelatihan otomasi pembuatan konten promosi berbasis aplikasi AI serta penguasaan marketplace ini, hambatan geografis dan tingginya modal pemasaran tersebut resmi dipangkas. Dampak jangka panjangnya, para pelaku UMKM di Nonohonis memiliki kemampuan mandiri untuk memproduksi bahan promosi berkualitas profesional secara cepat dan tanpa biaya mahal.
Pengintegrasian toko daring ke WhatsApp Business hingga platform e-commerce memberikan jalan pintas bagi produk lokal TTS untuk menjangkau pembeli di seluruh Indonesia. Langkah akademis ini membuktikan peran nyata Undana dalam memodernisasi UMKM daerah agar adaptif, efisien, dan tangguh di tengah era persaingan ekonomi digital. (Ika/RLS/UNDANA/BOY)






