Rektor Undana dan Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga Kenang Jasa Para Rektor Terdahulu

Pendidikan820 Dilihat

KUPANG – Mengisi rangkaian peringatan Dies Natalis ke-64, Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar tradisi ziarah makam dan prosesi tabur bunga untuk mengenang jasa serta kontribusi para rektor terdahulu. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan universitas, para dekan, wakil dekan, serta tenaga kependidikan di lingkungan Undana.

Pelaksanaan ziarah dan penaburan bunga ini memegang nilai spiritual dan kelembagaan yang krusial bagi keberlanjutan institusi. Selain sebagai ajang refleksi sejarah atas fondasi pembangunan universitas yang telah diletakkan para pendahulu dari masa ke masa, tradisi tahunan ini mempererat tali silaturahmi serta merawat ikatan kekeluargaan antara sivitas akademika Undana yang aktif dengan keluarga para mantan rektor.

“Ini merupakan bagian dari penghormatan agar kita tetap mengingat jasa dan kontribusi kepemimpinan serta pelayanan pimpinan Undana sebelumnya,” tegas Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. “Di situ kita juga bersilaturahmi, berbagi cerita dengan keluarga dari pimpinan sebelumnya.”

Penghormatan Laut dan Ziarah ke Makam Pemimpin Terdahulu

Prosesi diawali di kawasan Pantai Kelapa Lima, tepat di depan Hotel Aston Kupang, tempat rombongan Undana melangsungkan tabur bunga ke laut. Prosesi bahari ini ditujukan khusus untuk memberikan penghormatan kepada dua mantan rektor yang dimakamkan di luar Pulau Timor, yakni Prof. Frans E. Likadja (Rektor periode 1978–1987) dan Prof. Dr. Mozes R. Toelihere, M.Sc. (Rektor periode 1988–1996).

Baca Juga  Humas Undana Inisiasi Student Media Center (SMC), Ini Targetnya

Rangkaian ziarah dilanjutkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Batukadera untuk mendoakan Prof. Mr. Soetan Mohamad Sjah (Rektor periode 1968–1976). Rombongan kemudian bergerak menuju Kelurahan Sikumana untuk berziarah ke makam Drs. Urias Bait (Rektor periode 1976–1977), yang disambut hangat oleh keluarga besar Bait-Markus. Perjalanan ziarah ditutup di TPU Liliba, tempat persemayaman terakhir Prof. Dr. Agustinus Benu, M.S. (Rektor periode 1996–2005).

Merawat Tradisi Kelembagaan dan Silaturahmi Berkelanjutan

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Panitia Dies Natalis ke-64 Undana ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi, di antaranya Wakil Rektor I Prof. Dr. Drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., Wakil Rektor II Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Rudi Rohi, M.Si., serta Direktur Pascasarjana Dr. Hamza Wulakada, M.Si.

Baca Juga  Undana Siap Wisuda 1.500 Mahasiswa di Tengah Transisi Kepemimpinan

Rektor Undana menegaskan bahwa agenda penaburan bunga dan ziarah makam telah menjadi tradisi rutin yang dipertahankan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Pihaknya meminta panitia Dies Natalis di tahun-tahun mendatang untuk terus mengagendakan kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan berkelanjutan.

“Ini bagian dari cara kita menghargai dan menghormati jasa para pimpinan sebelumnya. Saya berharap kegiatan ini tetap dilakukan dan terus menjadi agenda dalam setiap perayaan Dies Natalis Undana,” pungkas Prof. Jefri. (Alk/RLS/UNDANA/TIM)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan