Kupang (MEDIATOR)—Penjabat Walikota Kupang, George M Hadjoh mengakui bahwa kehadiran keluarga besar Lamakera sudah memberi warna bagi kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Kupang. Penegasan ini disampaikannya ketika menghadiri silaturahmi dalam rangka Pra Reuni Persatuan Keluarga Lamakera Solor (PKLS) se-Indonesia yangb berlangsung di GOR Oepoi, 21 Oktober lalu.
Hadir saat itu anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Yohan, anggota Komisi X DPR RI, dari Dapil Sulsel, Mitra Fakhrudin, Ketua DPRD NTT, Emy Nomleni, Ketua MUI NTT, Mohammad Wongso, Plh Kepala Biro Pemerintahan Provinsi NTT, Stef Surat yang hadir mewakili gubernur, ketua PKLS, Pahlawan Mukin, serta para tetua dan perwakilan dari keluarga Lamakera se-Indonesia serta sejumlah pejabat terkait.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kupang kami menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada keluarga besar Lamakera se-Indonesia yang menjadikan Kota Kupang sebagai tempat untuk berkumpul. Bagi kami ini menjadi sebuah kekuatan luar biasa untuk mendorong Pemerintah Kota Kupang bangkit untuk tidak lagi menjadi salah satu dari lima kota terkotor di Indonesia,”tegas George.
Dia mengajak kepada semua peserta untuk menjadikan momentum ini sebagai sebuah waktu yang tepat untuk menjunjung tinggi kemajemukan serta bersatu untuk memulai langkah-langkah hebat.
Sementara Ahmad Yohan saat itu menegaskan bahwa pertemuan hari itu tak lain adalah cara generasi sekarang menyerjemahkan pesan leluhur untuk selalu bergandengan tangan berkontribusi bagi banyak orang. “Kami punya orang-orang hebat, tapi kami sibuk di luar. Hari ini dengan semangat yang sama, kami ingin pulang dan membangun kampung yang bermartabat,”tegsnya.
Plh Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT, Stef Surat dalam sambutannya mewakili gubernur berharap agar acara silaturahmi saat itu selain sebagai momentum mempererat silaturahmi, juga mempererat persaudaraan serta bertukar pikiran dan mencari solusi tentang b erbagai persoalan di Lamakera.
Pahlawan Mukin saat itu menyampaikan apesiasi dan terimakasih atas dukungan dri semua pihak yang sudah berkenan hadir dan memungkinkan acara tersebut berlangsung. “Ini merupakan pra reuni dalam rangka menyongsong reuni yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 nanti di Lamakera, Pulau Solor Kabupaten Flores Timur,”tegasnya. (BOY)












