Warga Manutapen Ditemukan Tewas di Limbah Tahu Airnona, Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Metro113 Dilihat

KUPANG—Karel Bire (67 Tahun), warga RT 016/RW 005, Kelurahan Manutapen, Kota Kupang ini ditemukan Kamis (2/7) pagi dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi dalam limbah pembuangan tahu di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.  Korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan setelah mendapat laporan dari Kanit Intel Polsek Kota Raja, Fridsia pada  Kamis (2/7) pagi sekira pukul 08.55 Wita.

Sebelumnya oleh keluarga, korban dinyatakan hilang sejak Rabu, 1 Juli. Keluarga bersama warga telah melakukan pencarian secara mandiri, namun tak berhasil menemukan korban.

Pada Kamis (2 Juli 2026) sekitar pukul 08.20 WITA, warga menemukan korban berada di dalam limbah pembuangan tahu. Selanjutnya pada pukul 08.45 WITA, Kanit Intel Polsek Kota Raja melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk meminta bantuan pelaksanaan operasi SAR.

Baca Juga  Debut Nyata Serena: Seleksi Garudayaksa FC, Mediasi Talenta Muda NTT ke Panggung Nasional

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Mexianus Bekabel, S.Sos., M.M.,pada pukul 09.05 WITA Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang memimpn langsung tim pencarian yang terdiri dari 10 personel. Mereka diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan dua unit Rescue D-Max yang dilengkapi peralatan mountaineering, peralatan medis, dan perlengkapan pendukung operasi SAR lainnya.

Lokasi kejadian berada pada jarak sekitar 9,8 kilometer radial dengan arah 247,5° (barat daya) dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang. Tim tiba di lokasi pada pukul 09.27 WITA dan langsung bergabung dengan unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi.

“Sebelum pelaksanaan evakuasi, On Scene Coordinator (OSC) memberikan briefing kepada seluruh unsur SAR gabungan mengenai rencana operasi, pembagian tugas, serta prosedur keselamatan selama pelaksanaan evakuasi,”demikian release dari SAR.

Baca Juga  Subasuka Waterpark Hadirkan SPLASH FEST DEAL, Nikmati Renang Sepuasnya dengan Menu MURAH MERIAH

Setelah melakukan koordinasi di lokasi, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan proses evakuasi. Pada pukul 09.54 WITA, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang guna penanganan lebih lanjut.

Identitas Korban:

Pada pukul 10.10 WITA, On Scene Coordinator (OSC) melaksanakan debriefing dan menyatakan operasi SAR selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan operasi.

Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Kota Raja, BPBD Kota Kupang, Kelurahan Airnona, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Baca Juga  Karang Taruna Kota Kerjasama Dinkes, Fogging Zona Merah DBD

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan atas sinergi dan kerja sama yang baik sehingga operasi SAR dapat berjalan dengan lancar.

“Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang baik antar unsur SAR. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, dedikasi, dan respons cepat dalam pelaksanaan operasi SAR ini. Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, seluruh proses evakuasi dapat dilaksanakan dengan aman, cepat, dan sesuai prosedur,” ujar Mexianus Bekabel. (RLS/SAR/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan