Serena: Perubahan Dimulai dari Langkah-Langkah Kecil

Metro238 Dilihat

KUPANG-Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., mengajak generasi muda untuk menjadi pelaku perubahan melalui aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat. Menurutnya, masa depan Kota Kupang tidak dibangun oleh mereka yang hanya pandai berbicara, tetapi oleh anak-anak muda yang berani turun tangan dan mengambil peran.

Pesan tersebut disampaikan Serena saat menghadiri kegiatan “Youth in Action: Bumi Bersih, Rupiah Bermakna, untuk Kupang Lebih NAMAS” yang diselenggarakan oleh Yayasan Cita Masyarakat Madani bersama Indonesian Youth Advisory Kupang dan Bank Indonesia di Kota Kupang di Kawasan Pantai Mangrove Oesapa Barat, Sabtu (30/5).

Kegiatan tersebut melibatkan puluhan anak muda, komunitas lokal, pelajar, guru, dan pegiat lingkungan dalam berbagai aksi nyata, mulai dari pembersihan lingkungan, penanaman mangrove, hingga edukasi tentang kepedulian lingkungan dan literasi keuangan. Turut hadir perwakilan dari pimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT.

Baca Juga  Aksi Gerindra Hijaukan Kota Kupang Diapresiasi, Sekkot: Ini Langkah Konkret dan Sangat Bermanfaat

Dalam sambutannya, Serena mengaku bangga melihat semangat anak-anak muda yang tidak hanya hadir untuk mendengarkan materi atau mengikuti seremonial kegiatan, tetapi langsung terlibat dalam aksi nyata menjaga lingkungan.

“Saya senang sekali karena hari ini banyak anak muda yang hadir bukan hanya untuk mendengar teori, tetapi langsung turun melakukan aksi. Ini yang kita butuhkan. Anak-anak muda yang tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi ikut menciptakan perubahan itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Serena, keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen yang pernah ia sampaikan kepada komunitas Indonesian Youth Advisory Kupang saat mereka mengajaknya berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih lingkungan beberapa waktu lalu.

Serena mengapresiasi keterlibatan para siswa sekolah dasar yang datang sejak pagi untuk mengikuti kegiatan. Ia menilai pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Waspada, Hari Ini COVID di Kota Kupang Naik 4 Kasus

Ia mengajak anak-anak untuk mulai dari langkah kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa botol minum sendiri, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Serena juga mengingatkan bahwa isu lingkungan bukan lagi persoalan masa depan, tetapi telah dirasakan masyarakat saat ini. Perubahan iklim, suhu yang semakin panas, kerusakan lingkungan, hingga persoalan sampah menjadi tantangan yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada Yayasan Cita Masyarakat Madani, Indonesian Youth Advisory Kupang, Bank Indonesia, komunitas lokal, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan kegiatan tersebut.

Serena juga menilai tema “Kupang Lebih NAMAS” memiliki makna yang sangat relevan dengan semangat pembangunan Kota Kupang saat ini.

Baca Juga  Walikota dan Kadis PMPTSP Temui Wamen Investasi, Bahas Hilirisasi dan Percepatan Investasi Kota Kupang 

Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus perwakilan Yayasan Cita Masyarakat Madani, Sapris Takain, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan dan pentingnya membangun kesadaran generasi muda sebagai agen perubahan.

Hal senada disampaikan Presidium Indonesian Youth Advisory Kupang, Amandus Sali Kofi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai komunitas dan anak muda yang bergerak di berbagai isu sosial agar dapat saling mengenal, berkolaborasi, dan bersama-sama memberikan kontribusi bagi Kota Kupang.

Usai membuka kegiatan, Wakil Wali Kota bersama para peserta melakukan penanaman anakan pohon bakau di pesisir pantai mangrove Oesapa Barat. (RLS/KOTKUP/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan