Serena Datang Bawa Santunan, Anak Petugas Kebersihan Ditawari Beasiswa

Public Service334 Dilihat

KUPANG– Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, turun langsung mengunjungi kediaman keluarga almarhum Marthinus Raga Tadjo di RW 04, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Sabtu (27/6), untuk menyerahkan hak jaminan sosial kepada ahli waris.

Kunjungan tersebut menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah keluarga ASN yang telah berpulang, sekaligus memastikan seluruh hak yang menjadi tanggung jawab negara dapat diterima secara cepat, tepat, dan tanpa hambatan.

Almarhum Marthinus Raga Tadjo semasa hidupnya dikenal sebagai ASN yang mengabdi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, salah satu perangkat daerah yang berada di garis depan pelayanan publik, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.

Kunjungan Serena juga bentuk kepedulian Pemerintah Kota Kupang terhadap para aparatur yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat kembali ditunjukkan melalui langkah nyata.

Saat menyapa keluarga , Serena menyampaikan belasungkawa mendalam dari Pemerintah Kota Kupang dan salam dari Wali Kota Kupang kepada keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga  Jefri Pelt Tegaskan ASN Wajib Disiplin dan Jaga Kualitas Kerja

“Kehadiran kami bersama Taspen di sini merupakan bukti komitmen dan tanggung jawab pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, baik PNS, PPPK, maupun pegawai kontrak. Kami ingin memastikan bahwa hak-hak yang menjadi milik keluarga almarhum dapat diterima dengan baik,” ujar Serena.

Menurutnya, perhatian pemerintah kepada ASN tidak berhenti ketika masa pengabdian berakhir. Negara harus hadir untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial yang layak.

Dalam dialog bersama keluarga, Wawali juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya program perlindungan sosial yang selama ini melekat pada ASN melalui iuran asuransi yang dipotong secara berkala dari penghasilan mereka.

“Potongan yang mungkin terlihat kecil setiap bulan sesungguhnya adalah bentuk perlindungan jangka panjang. Hari ini kita melihat manfaatnya. Almarhum telah meninggalkan perlindungan bagi istri dan anak-anaknya melalui program jaminan sosial yang selama ini diikutinya,” jelasnya.

Baca Juga  KABAR GEMBIRA...Walikota Hapus Denda Tunggakan PBB Warga Kota Kupang

Sementara itu, Kepala Cabang PT Taspen Kupang, Peter Laurensius Samosir, menjelaskan bahwa proses pencairan hak ahli waris dilakukan secara cepat dan responsif. Setelah pengurusan administrasi dimulai pada Kamis, seluruh manfaat jaminan sosial sudah ditransfer ke rekening ahli waris pada hari berikutnya.

Wakil Walikota Kupang, Serena Francis saat datang ke rumah ASN DLHK yang meninggal dunia.
Foto: Abi Letman

“Ini merupakan bentuk komitmen Taspen untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran kepada peserta maupun ahli waris,” ungkapnya.

Karena almarhum meninggal dunia saat masih aktif bertugas sebagai ASN, ahli waris berhak menerima manfaat dari beberapa program perlindungan sosial dengan total nilai mencapai Rp83.342.800, yang terdiri atas Tabungan Hari Tua (THT) sebesar Rp16.243.500 serta manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp67.099.300.

Selain itu, Taspen juga akan terus mendampingi keluarga dalam proses administrasi lanjutan, termasuk pengurusan uang terusan dari instansi selama empat bulan pertama hingga pencairan hak pensiun janda yang dijadwalkan mulai diterima pada Oktober mendatang.

Baca Juga  Serena Dukung Gerakan Nyata Forum Pemuda Kisar untuk Kota Kupang

Momen kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada penyerahan santunan. Dalam suasana penuh kehangatan, Wakil Wali Kota juga mendengarkan langsung kondisi keluarga yang ditinggalkan. Saat mengetahui salah satu dari empat anak almarhum belum dapat melanjutkan pendaftaran kuliah karena situasi duka yang dialami keluarga, Serena langsung menawarkan dukungan pendidikan melalui berbagai program bantuan yang dimiliki Pemerintah Kota Kupang.

Ia membuka peluang bagi anak almarhum untuk mengakses program beasiswa maupun bantuan pendidikan yang disiapkan pemerintah daerah sehingga cita-cita melanjutkan pendidikan tinggi tetap dapat terwujud.

Langkah tersebut menjadi wujud nyata semangat Pemerintah Kota Kupang bahwa pelayanan publik tidak hanya hadir di kantor-kantor pemerintahan, tetapi juga menjangkau keluarga para pegawai yang telah mengabdikan hidupnya bagi masyarakat.

Kunjungan ditutup dengan doa bersama dan foto keluarga sebagai simbol kepedulian, solidaritas, dan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus hadir mendampingi masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit. (RLS/KOTKUP/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan