Hamamah Horsan, Kepala Desa Perempuan Pertama di Amarasi

Nuansa NTT226 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)-Hamamah Horsan, itulah namanya. Dia satu-satunya perempuan yang terpilih pada Pemilihan Kepala Desa serentak ke-II di Kabupaten Kupang, Senin (7/11).  Saat itu ada 74 desa dari 21 kecamatan yang menggelar proses demokrasi ini. Dan, warga Desa Tesbatan 1 lebih memilih Hamamah dibanding calon lainnya.

Saat itu di Desa Tesbatan 1 terdapat empat calon kepala desa, yang mana dua calonnya adalah kandidat perempuan sedangkan dua lainnya kandidat laki-laki. Urut-urutan mereka yakni Hamama Horsan (nomor urut 1), Justus Denny Masneno (nomor urut 2), Murita Abineno (nomor urut 3), Yonathan Fina (nomor urut 4). Pemilihan berlangsung dari pukul 08.00- 13 00 WITA, diberi tambahan waktu sampai pukul 14.00 dan dilanjutkan dengan perhitungan surat suara.

Pesta demokrasi tingkat desa di Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang ini diikuti pemilih yang terdata sebanyak 1.064 orang sesuai Daftar Pemilih Tetap dan saat itu surat suara yang terpakai 917 kertas suara, sedangkan 148 surat suara lainnya terbakar atau tidak sah. Saat itu Hamamah berhasil meraup 265 suara.

Sat itu, dalam suasana hati yang gembira, kepada media ini Hamamah berterimakasih kepada semua yang sudah berkontribusi pada perubahan di Tesbatan 1 mulai dari pendaftaran, kampanye sampai pada pemilihan. “Terimakasih kepada BPD, pemerintah desa, panitia pelaksana pemilihan yang bekerja maksimal untuk mensukseskan proses pemilihan ini dengan baik, tentu jerih lelah bapa mama semua Tuhan limpahkan berkat,”tegasnya.

Baca Juga  Ada Yang Penting…Bobby Lianto Bertemu Dirjen Tata Ruang ATR/BPN RI

Baginya ini adalah awal dari sebuah perjuangan karena itu dengan semangat persaudaraan, dia mengajak semua pihak untuk membangun  desa mereka.

“Perlu diketahui,  Tesbatan ditetapkan sebagai Desa Pancasila, masyarakatnya yang majemuk, maka toleransi antar kita adik kakak tidak boleh putus disini. Berharap bahwa maju dan mandiri adalah cita-cita kita bersama dan potensi kita banyak bagaimana kita bersama kelola serta mengembangkannya untuk mandiri,”tegas Hamamah yang terus berharap dukungan semua pihak agar dia dapat mengemban tanggungjawab ini selama enam tahun. (GEB/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *