Kupang (MEDIATOR)–DPD Partai Gerindra NTT menggelar pendidikan politik kepada seluruh kader partai di Hotel Harper Kupang, Senin (15/12). Walikota Kupang dr Christian Widodo hadir dan membuka kegiatan yang melibatkan anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Kupang serta pengurus DPC, PAC dan Ranting itu. Ikut hadir Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT, Fernando Ozorio Soares, wakil walikota kupang, Serena Cosgrova Francis, ketua DPC Partai Gerindra Kota Kupang, Christian Funay, Ketua Bappilu Partai Gerindra Kota Kupang, Antonio Sarmento serta para tokoh lainnya. Melibatkan setidaknya ratusan kader, moment itu menjadi ajang penting bagi Gerindra untuk konsolidasi dan dimulai dari DPC Kota Kupang.
Fernando Soares dalam orasi politiknya saat itu menegaskan tentang soliditas dalam team dan pentingnya kesetiakawanan dalam setiap iven politik. Dia menyebut, ada prinsip yang selalu dipegang teguh oleh Ketua Umum Partai Gerindra, yakni jangan sekali-kali meninggalkan apalagi melupakan kawan.
“Pak Prabowo Subianto itu tidak pernah meninggalkan kawan. Rekan seperjuangan baginya adalah teman di masa susah dan teman di masa susah adalah teman sesungguhnya yang bisa diandalkan. Itulah prinsip beliau. Oleh karena itu kedepan, bapak ibu yang sudah lama kerja di partai termasuk saya, ada Bapa Esthon dan masih banyak lagi, harus memberi motivasi kepada kader supaya saling mendukung,”tegas wakil ketua DPRD NTT ini. Tak hanya sekali, Fernando terus menyentil singkatan SMS yang selalu menjadi pelesetan bagi mereka yang suka bekerja dengan cara tidak fair.
“Jangan jadi orang yang SMS. Ada yang tau apa itu SMS? Suka Melihat orang Susah dan Susah Melihat orang Senang. Jangan begitu ya, tidak baik. Kita harus setia pada kawan.”
Anak Muda di Partai
Fernando juga menyebut, kedepan, partai akan memberi ruang yang lebih kepada anak-anak muda untuk memimpin. Dia mencontohkan, Sekjen Partai Gerindra sekarang, Sugiono masih muda yakni berusia 46 tahun (11 Februari 1979), disusul Ketua OKK DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi juga masih berusia 46 tahun (28 Oktober 1979).
“Kepengurusan di pusat semua di bawah usia 45 maksimal 50 tahun. Karena itu kedepan partai kita harus diurus anak-anak muda. Kita harus kompak bergerak dan harus memberi dampak bagi masyarakat. Dan yang sudah belasan tahun di partai, kita harus memberi tempat kepada anak-anak muda supaya geraknya lebih cepat. Tugas senior kita memotivasi dan jangan tinggalkan adik-adik berjalan sendiri,”ungkap Fernando yang di kesemptan itu jugaa menyentil para senior yaang sudah lama tidak aktif, kedepan mereka akan diberi ruang di partai.
Dengan demikian maka dia sangat yakin jika Partai Gerindra akan menang di Pemilu 2029 nanti.
“Saya yakin partai kita akan menang di tahun 2029 nanti, bukan karena kita hebat melainkan kita bekerja sungguh-sungguh,”tegas Fernando. Atas target besar itu, Fernando berulangkali berpesan kepada seluruh kader untuk bekerja sungguh-sungguh.
“Sehingga masyarakat mencintai kita dan juga mencintai pesiden kita bapak Prabowo Subianto,”tambahnya lagi.
Untuk diketahui, forum politik ini adalah momentum pendidikan politik bagi seluruh kader. Thema yang diusung ‘Meneguhkan Ideologi Partai, Membangun Kader Tangguh Berintegrari dan setia pada Perjuangan Partai’. Serena Francis hadir dengan memberikan materi tentang Kepemimpinan Anak Muda dalam Bingkai Partai Gerindra. Saat itu Serena memotivasi seluruh kader untuk jangan berkecil hati berusaha walau masih muda. (stenly)






