Kupang (MEDIATOR)—Wakil Ketua 1 DPRD Povinsi NTT, Fernando Jose Ozorio Soares menyatakan ikut merasakan duka yang mendalam bersama keluarga besar YBR (10) seorang Anak Sekolah Dasar Kelas IV SDN Ruto Jawa Desa Nenowea Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada-NTT yang meninggal diduga bunuh diri, dan ditemukan Kamis (29/1/2026). Sikap ikut berduka dari Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT ini diwujudkan dalam sebuah sumbangan yang tak mau disebutkan nominalnya darinya, dan diserahkan Rudolf Aqroz Wogo selaku Pengurus DPC Gerindra Ngada (Ketua OKK) sekaligus Wakil Ketua I DPRD Ngada itu.
“Kami atas nama lembaga dan juga saya sebagi pribadi, menyatakan ikut berbelasungkawa atas peristiwa duka yang menimpa saudara kita di Ngada. Ini sebuah tragedi kemanusiaan yang tidak mesti terjadi. Kita semua merasa sangat kehilangan,”demikian Fernando kepada media ini, semalam melalui sebuah percakapan daring. Tak hanya itu, Fernando menambahkan bahwa peristiwa ini agar dijadikan sebagai sebuah pelajaran penting bagi semua untuk berefleksi.
“Kita tidak mau agar peristiwa ini terjadi lagi. Sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menjaga dan memastikan setiap anak bangsa memperoleh pendidikan yang layak, juga fasilitas yang terpenuhi,”ungkapnya.
Sementara sebagai bukti keseriusan dan kepedulian partai terhadap kasus ini, Rabu (4/2/2026), kader Gerindra Ngada, juga selaku Wakil Ketua I DPRD Ngada, Rudolf Aqroz Wogo mendatangi rumah duka korban di Kampung Dona Desa Naruwolo. Disana, Rudolf bertemu dan menyampaikan belasungkawa atas nama organisasi kepada ibu kandung korban, Maria Goreti Tea (47).
Terpantau oleh media, tangisan ibu kandung korban pun pecah usai menerima sumbangan sebagai bukti ikut peduli dari Fernando dan Rudolf.
“Turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas kepergian anak harapan bangsa dalam kisah yang sangat mengharukan ini. Secara pribadi, maupun sebagai kader Gerindra serta sebagai wakil rakyat, saya bersama Fernando Osorio Soarez serta Partai Gerindra mengucapkan rasa duka cita atas kejadian ini,”tegasnya. Tak hanya itu, masih menurutnya “Sebagai kader, sebagai wakil rakyat, kejadian ini mengandung pesan yang sangat mendalam, serta menampar nurani kita dalam memastikan tata kelola yang baik serta tindakan sosial yang harus selalu dikedepankan dalam bernegara. Banyak hal yang harus digali dan dikaji secara sungguh-sungguh serius atas kejadian ini, mulai tingkat terbawah sampai ke daerah,” ungkap Rudolf seperti dilansir Warisanbudayanusantara.com. (***wbn/net/tim)






