Diberkati Uskup Atambua dan Dipanen Gubernur VBL, Lahan Pertanian Binaan Bank NTT-OMK di Kefa ini Panen Hasil Melimpah

Ekonomi1415 Dilihat

Kefamenanu (MEDIATOR)— Sebuah lahan pertanian seluas dua hektar yang penuh ditanami aneka tanaman holtikultura jenis tomat dan dikerjakan oleh Kelompok Tani Secret Farming yang terletak di Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu Kabupaten TTU, kini menampakkan hasil. Untuk diketahui, lahan ini dihadirkan atas kolaborasi Bank NTT dengan PT Syngenta, Pelajar SMA Vides, OMK dan umat di Paroki St. Antonius Padua Sasi Keuskupan Atambua. Lahan yang dikelola oleh 16 orang dan dibagi kedalam 3 kelompok kerja untuk target pemasaran ada 3 titik yaitu kabupaten TTU, Kota Kupang, dan ekspor ke Timor Leste ini, pada Sabtu (6/5/2023) lalu, 40.000 bibitnya diberkati oleh Uskup Atambua, Mgr Dominuikus Saku.

Baca Juga  Daftarnya GRATIS…Jadi Member di PARADOX, Ada Hadiah Iphone 14

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, pada Kamis (6/7) kemarin diundang  meninjau sekaligus memanen perdana pada lahan tersebut. Turut Mendampingi Gubernur NTT, Bupati TTU Juandi David, Ketua DPRD Kabupaten TTU Hendrikus Bana, PLT. Kadis Pertanian Kabupaten TTU Trinimus Olin, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. NTT Lecky Koli, Kadis LHK Prov. NTT Ondi Siagian, Kadis Sosial Prov. NTT Yosef Rasi, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra Mese Ataupah, Kepala Biro. Adm. Pimpinan Prov. NTT Prisila Parera.

Gubernur VBL dalam arahannya mengungkapkan mendukung langkah awal dari Kelompok Tani Secret Farming guna mendorong menjadi Petani Milenial untuk menyediakan lapangan pekerjaan sendiri.

Baca Juga  Sukses di 2021, Bank NTT Gelar Lagi Festival Desa Binaan dan PAD 2022, Diikuti 115 Desa se-NTT

“Kalian ini masih muda dan punya potensi besar. Harapan kalian masih panjang, kalian harus belajar untuk biayai diri sendiri, dunia sudah sangat begitu maju untuk kalian bisa mandiri melalui usaha – usaha yang kalian ciptakan” Ujar Gubernur.

Gubernur VBL menjelaskan inilah yang disebut dengan Surga “sesuatu yang tidak ada dibuat menjadi ada itulah yang disebut Surga. Surga yang abstrak di konkritkan disini, kita juga perlu melihat strategi pemasaran dengan melihat bahan yang dapat di olah seperti tomat bisa dijadikan produk olahan seperti saus, seperti inilah yang diinginkan sehingga kita dapat menjual ke dalam daerah kita hasil produksi kita sendiri” Ujar Gubernur VBL, seperti dikutip release dari Biro AP Setda NTT kepada media ini.

Baca Juga  Didoakan Agen Mobile Banking Terus Jadi Berkat, Dirut Bank NTT Bicara Digitalisasi

Pada moment tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan dari Pemerintah Provinsi NTT kepada Kelompok Tani Secret Farming berupa sumur bor guna menunjang pengembangan lahan tani kedepan. Panen perdana dan tanam simbolis Lahan Hortikultura, Gubernur VBL himbau petani mendesain hasil tanam sesuai dengan kebutuhan pasaran. Sementara, diinformasikan bahwa hasil panen tomat pada kebun itu, melimpah. Mereka termotivasi atas keberhasilan petani binaan Bank NTT di Belu, yang kini meraup untung Rp 3 miliar lebih karena dieksport ke Dili. (RLS/BAP/KJR)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan