Bank NTT Hadir di Tuamese, Support Demi Juarai API Award

EksotikNTT85 Dilihat

KEFAMENANU, MediatorStar.com – KOMITMEN Bank NTT untuk memperbanyak desa sebagai destinasi unggulan pariwisata dan desa digital tidak diragukan lagi. Ekspansi itu terus dilakukan, dan dibuktikan dengan Jumat (2/7/2021) petang, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alex Riwu Kaho bersama Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu, Direktur Umum Johanis Umbu Praing, hadir di Desa Tuamese Kecamatan Biboki Anleu, TTU untuk meresmikan Lopo DI@ BISA Bank NTT.

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu disaksikan jajaran direksi serta Bupati TTU yang diwakili Asisten I Setda TTU, Yosep Kuabib, Camat Alexander Tabesi, Kades Tuamese, Mesak Adu serta sejumlah warga. Tidak hanya itu, melainkan hadir juga sejumlah Kepala Divisi Bank NTT, Yakni Kadiv Rencorsec, Endry Wardono, Kadiv Treasury, Zeth Lamu, Kadiv Mikro Kecil dan Menengah, Johanis Tadoe, Kadiv SDM, Sanri Bara Lay, serta pejabat terkait.

Dalam sambutannya Dirut Alex Riwu Kaho menegaskan bahwa kedatangan rombongan antara lain semata untuk mensupport agar Tuamese menjadi destinasi unggulan dari sektor wisata dan desa digital. Asal tahu saja bahwa Tuamese masuk dalam salah satu destinasi yang di-vote dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 kategori ‘Destinasi Baru’. “Hari ini kami datang kesini untuk meresmikan Lopo DI@ BISA Desa Tuamese sebagai bentuk dukungan desa ini menjadi desa wisata yang ikut di-vote pada API award 2021. Kami berharap Lopo ini nantinya ikut berkontribusi pada keberadaan Tuamese di ajang API Award ini,”tegas Alex yang terus berharap, agar setiap tamu yang berkunjung, memilih Tuamese sebagai destinasi baru dalam ajang API 2021.

Baca Juga  Ululoga yang Menantang, Anakoli Tenang Mendayung Asa Sebuah Catatan dari Festival Desa Binaan Bank NTT 2022

“Kalau pada tahun 2020 lalu NTT dinobatkan sebagai juara umum dalam API Award, maka semua pihak dihimbau untuk kembali mendukung destinasi-destinasi ini sebagai unggulan agar NTT kembali berjaya. Bank NTT akan hadir dan memberi support agar Tuamese lolos dalam iven ini,”tegas Alex lagi.

Bagi dia, ketika semakin banyak destinasi wisata di NTT yang dinobatkan sebagai pemenang, maka akan besar dampaknya bagi pengembangan daerah itu. Paslanya, akan didukung dengan fasilitas serta sarana dan prasarana. Tidak hanya itu, melainkan masyarakat pelaku ekonomi, UMKM akan mendapatkan keuntungan yang tak sedikit yang nantinya berdampak pada penerimaan daerah dalam bentuk PAD.

Dia salut dengan kerja keras dan cerdas dari pemerintah desa setempat yang terus berinovasi dalam layanan pariwisata. Karena itu dia berharap agar setiap inovasi yang baik harus terus didukung. “Bank NTT akan berada di belakang untuk mendorong dan memotivasi pertumbuhan UKM. Kiranya Tuamese menjadi inspirasi yang baik bagi daerah lain,”tegas Alex. Tuamese kaya akan pohon tuak, dan ada banyak produk turunan dari tuak. Sehingga menurutnya, Bank NTT akan hadir untuk memberikan pelatihan agar masyarakat bisa menghadirkan produk-produk baru yang berdaya saing.

Baca Juga  Buruan Daftar, Peserta Rally Wisata Hampir Penuh

Bupati TTU, Juandi David dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I, Yosep Kuabib saat itu menegaskan bahwa Pemda TTU memberi apresiasi yang tinggi kepada Bank NTT yang sudah memberi peran nyata terhadap pembangunan pariwisata di daerah itu. “Ini adalah sebuah terobosan yang baik, karena Bank NTT sudah ikut mendorong pertumbuhan pariwisata di TTU. Kami pun berharap agar Tuamee menjadi destinasi wisata kelas premium. Harus diakui bahwa pemerintah terus mengembangkan potensi wisata menjadi sektor unggulan,”tegas Bupati Juandi dalam sambutannya.

Kunjungan itu ditandai dengan penyerahan kredit mikro Merdeka kepada kelompok masyarakat, peninjauan Lopo DI@ BISA, dan kunjungan ke gereja. Tidak hanya itu, Dirut Alex memberikan support kepada para penari masing-masing tabungan pendidikan senilai Rp. 1 juta dan penabuh gong pun dengan nilai yang sama. Direktur Umum Johanis Umbu Praing secara pribadi memberikan bantuan kepada sanggar tari itu dana pembinaan senilai Rp 25 juta. (msc/boy)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *