Riwayat Brigjen Iman, Putra Jenderal Edi Sudrajat yang Meninggal karena Serangan Jantung di Kupang

Nasional2969 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Iman Budiman, S.E, mengemban jabatan terakhir sebagai Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang. Lulusan Akademi Militer 1993 yang berpengalaman dalam Infanteri ini resmi mengemban amanat sebagai Danrem 161/WS Kupang pda 6 Desember 2021, dan baru tiba di Kupang, pada 24 Desember 2021. Buah pasangan mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Edi Sudrajat (1938–2006) dan Kapten Pnb (Purn.) Lulu Lugiyati ini, lahir pda 4 Desember 1971, dan sebelum menjabat senagai Dnrem 161/WS, jabatan terakhir adalah Dirsen Pussenif.  Isterinya Rianti Dwiyani, dan memiliki dua orang anak yakni Meidina Aysha Anindita dan Denise Savia Anindita.

Riwayat Jabatan:

Danyonif Linud 328/Dirgahayu (2009—2011)

Danbrigif 15/Kujang II (2013—2014)

Asops Kasdam V/Brawijaya (2014—2017)

Pamen Denma Mabesad (2017—2018)

Danrem 044/Garuda Dempo[2] (2018—2019)

Pamen Denma Mabesad (2019—2020)

Dirsen Pussenif Kodiklatad (2020—2021)

Komandan Korem 161/Wira Sakti (2021—Sekarang)

Sumber: Wikipedia

Untuk diketahui, Brigjen Iman dinyatakan meninggal dunia pada pukul  15.45 Wita, Senin (14/11) hari ini akibat serang Jantung, demikian informasi dari Korem 161/WS Kupang. Dan, hingga saat ini jenazah almarhum  masih sementara ditangani di ruang IPJ  RSUD Prof. Dr. W Z Johanes Kupang beserta para Kasi Korem 161/WS.  Disana sudah hadir para perwira Korem maupun jajarannya. Dan pada pukul 24.00 Wita malam ini juga Senin (14/11), jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta. Adapun keberangkatan almarhum, akan menggunakan pesawat khusus. Hanya belum dipastikan, jenis pesawat apa yang akan digunakan.

Baca Juga  Kapolri Tegas Soal Perjudian, Ancam Copot Kapolda Hingga Pejabat Mabes

Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kupang, Kol. CPL Simon Petrus Kamlasi, kepada Mediatorkupang.com, beberapa saat yang lalu, menegaskan hal itu. “Jenazah almarhum akan diberangkatkan pada pukul 24.00 Wita ke Jakarta,”demikian Kol Simon singkat.

Sementara informasi lain yang diperoleh media ini dari berbagai sumber menyebutkan, usai dipulasari jenazah almarhum di Ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSU Prof W.Z Johannes Kupang, akan disemayamkan di Makorem 161/WS Kupang. (Wkp/Berbagai Sumber/Stenly Boymau)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan