Danrem 161/Wira Sakti: Menwa Silahkan Gunakan Fasilitas dan Menembak Bersama, Ajak Masuk TNI

Metro255 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)--Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti (WS) Kupang, Brigjend TNI Hendro Cahyono menegaskan, Resimen Mahasiswa (Menwa) silahkan menggunakan fasilitas TNI. Seperti aula, kendaraan, dan juga personil TNI siap hadir sebagai pemateri maupun pelatih dalam jenjang-jenjang pendidikan di Menwa. Untuk diketahui, selama ini, dalam Pendidikan Dasar (Diksar) Menwa, ikut terlibat instruktur dari Korem 161/WS Kupang.

Pernyataan Danrem Hendro ini disampaikan ketika menerima audiens Komandan Menwa Mahadana, Fahmi Abdullah bersama ketua Wanhat, Mayor Hendry Dunant yang juga Kasdim Kupang, Sekretaris DPP IARMI NTT, Stenly Boymau, Bendum IARMI NTT, Anwar Arif, Robby Dwinanto serta para Dansat Menwa dan pengurus Skomen Mahadana. Dalam audiens yang berlangsung Rabu (11/12) siang di Makorem, Danrem didampingi Kasiter Kasrem, Kol Pedro Soares Sarmento.

Baca Juga  Meriah Perayaan Paskah dan HUT GMIT Moria Liliba, Pesan Toleransi dan Kepedulian Sosial

“Oh silahkan, ada aula kita. Bisa pakai kendaraannya, ada bus, ada juga truk. Saya juga dilapori Pak Kasdim, adik-adik Menwa sering diikutkan dalam beberapa giat, itu bagus. Saya mendukung itu untuk melatih mereka menjadi pemimpin-pemimpin muda di kampus. Saya senang adik-adik Menwa terlibat,”ujar jenderal bintang satu itu.

Ketika mendapat laporan dari Danmen Fahmi terkait sering adanya kegiatan menembak bersama TNI dan Menwa, Danrem menyambutnya secara positif.

“Wah bagus. Menembak bersama itu baik. Silahkan adik-adik kita dilibatkan,”tegas Hendro. Sebelumnya, di awal diskusi, dia memberi apresiasi kepada mahasiswa yang memilih menjadi anggota Menwa karena disinilah mereka dilatih menjadi pribadi yang disiplin baik di lingkungan sosial maupun dalam dunia perkuliahan.

Danrem Hendro dan Fahmi Abdullah saat pertemuan di Morem 161/WS Kupang.
Foto: stenly boymau

“Saya salut itu. Masih muda sudah mempersiapkan diri menjadi pemimpin. Saya kalau memimpin staf itu mudah, tapi kalau adik-adik memimpin teman-teman mahasiswa itu hebat. Bayangkan ada banyak orang tentu banyak juga pemikirannya, ini dikoordinir, hebat,”ujarnya.

Baca Juga  Kehadiran Menwa di Kampus Sangat Diandalkan, Direktur Poltek Negeri Kupang Lepas Mahasiswa Ikut Diksar Militer

Dia mengajak agar anggota Menwa yang sudah wisuda bisa memanfaatkan peluang menjadi anggota TNI. Baik bintara maupun perwira.

“Januari kita ada pembukaan Tamtama. Bisa. Ayo silahkan dimanfaatkan kesempatan ini,”ajak Hendro.

Saat itu Mayor Hendry Dunant melaporkan, sejauh ini sudah ada lima anggota Menwa yang diterima menjadi perwira TNI, ada juga Bintara dan Tamtama. Dua perwira sudah penempatan, satunya masih mengikuti seleksi akhir di pusat.

Sementara Fahmi Abdullah saat itu menyampaikan, audiens ini tak lain untuk menyampaikan kepada Danrem terkait terbitnya keputusan Konas Menwa sehingga segera dilantik.

“Terkait agenda ini, kami beraudiens untuk tidak saja melaporkan tetapi juga meminta waktu Pak Danrem karena Pak Dankonas yang juga Wakil Menteri Desa, Pak Riza Patria akan ke Kupang. Kami menyesuaikan waktu dan tempatnya,”demikian Fahmi yang disambut baik oleh Danrem Hendro.

Baca Juga  Randy Berulangkali Tegaskan ke Ira, Dia Sudah Bunuh Orang

“Kita siap menghadiri agenda itu, tapi nanti dikoordinasikan lagi waktu karena minggu kedepan kita ada beberapa agenda sehingga tidak tabrakan. Ada Natal bersama Pak KASAD,”tegasnya. Terkait agenda ini, Fahmi menyanggupinya dengan terus berkoordinasi.

Untuk diketahui, belum lama ini Konas Menwa sudah menerbitkan keputusan yang menetapkan Fahmi sebagai Danmen Mahadana menggantikan Mayor TNI Inf Hendry Dunant. Pada kesempatan itu, Fahmi yang juga ketua DPP IARMI NTT melaporkan tentang keikutsertaan dalam Munas belum lama ini. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan