Menu

Mode Gelap
Politeknik Negeri Kupang Gelar PPM, Warga Oesapa Barat Dilatih Teknik Pengemasan Produk UMKM Ada Anggur Berkelas, Aneka Produk dan Mahakarya Perempuan Timor di Napan, Desa Binan Bank NTT yang Jadi Etalase RI Gerindra Beri Catatan Kritis ke Polda, Syahbandar dan Basarnas Terkait Tragedi Cantika Express 77 Riwayat Brigjen Iman, Putra Jenderal Edi Sudrajat yang Meninggal karena Serangan Jantung di Kupang Produksi Aneka Rempah Melimpah di Molakoli, Desa Binaan Bank NTT, Mereka Butuh Offtaker

Ekonomi · 18 Nov 2022 20:03 WITA ·

Ada Anggur Berkelas, Aneka Produk dan Mahakarya Perempuan Timor di Napan, Desa Binan Bank NTT yang Jadi Etalase RI


 NAPAN YANG MENGINSPIRASI. Juri Stenly Boymau bersama Fridolina M.M Faturene, Antonius Anton dan warga saat berada di pusat penjualan IKM Suka Maju, Kamis (17/11) malam.  Foto: Ist Perbesar

NAPAN YANG MENGINSPIRASI. Juri Stenly Boymau bersama Fridolina M.M Faturene, Antonius Anton dan warga saat berada di pusat penjualan IKM Suka Maju, Kamis (17/11) malam. Foto: Ist

Kefamenanu (MEDIATOR)—Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD Tahun 2022 memasuki babak terakhir dalam penjurian oleh 12 orang juri yang diketuai Prof. Dr. Intiyas Utami, SE., M.Si., Ak., CA., CMA., QIA, CFrA. Pada Kamis 17 November juri festival desa binaan Bank NTT, Stenly Boymau berkunjung ke Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten TTU.

Untuk diketahui bahwa Napan adalah satu dari empat desa lainnya yang menjadi peserta Festival. Setibanya di lokasi, Kamis petang, puluhan warga sudah menanti. Hadir Marselus Siki, kepala desa setempat, Antonius Anton yang adalah pemilik IKM Suka Maju Desa Napan serta beberapa tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Juri disambut seara adat di halaman rumah Antonius Anton yang merupakan pusat penjualan hasil produksi warga Desa Napan, dikalungi selendang, serta dilanjutkan dengan prosesi sapaan secara adat.  Dalam sapaannya,  Kades Marselus Siki menyampaikan selamat datang dan juga berterimakasih atas dipilihnya Napan menjadi peserta dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Bank NTT ini.  Baginya, Bank NTT sudah berkontribusi lebih bagi kemajuan desanya.

“Kontribusi Bank NTT benar-benar nyata bagi kami, karena beberapa saat yang lalu, desa ini menjadi sebuah perkampungan kumuh dan terkesan terpencil, namun setelah Pak Jokowi membangun PLBN, ditambah lagi dengan Bank NTT yang mendampingi sehingga Napan kini sudah jauh berubah,”tegasnya. IKM Suka Maju menurutnya sudah cukup berkembang setelah didukung Bank NTT, kini mereka memproduksi banyak minuman fermentasi jahe maupun pisang, serta aneka kerajinan lainnya.

Baca Juga  Baru di Era VICTORY-JOSS, NTT Kirim Perdana 1000 Ton Jagung TJPS, Dibiayai Bank NTT

Bahkan IKM sudah berkontribusi pada PAD desa setempat. Putaran Roda ekonomi di Napan semakin lancar, apalagi tidak sedikit pengunjung PLBN yang mampir ke IKM tersebut dan berbelanja. “Beginilah kondisi kami sekarang, sudah jauh berubah dibanding sebelumnya. Dulu Napan hanyalah sebuah desa kecil, namun sekarang kami sudah menjadi sebuah desa yang putaran roda ekonominya baik,”tegas Siki.

Tak hanya itu, Antonius Anton mengisahkan, dia memulai usahanya pada awal tahun 2010. Saat itu dia merintis usahanya dengam meracik aneka minuman herbal dan anggur fermentasi jahe serta pisang. “Saat itu saya racik hanya untuk konsumsi gratis warga. Setiap tamu yang mampir, saya suguhi. Lama-lama mereka katakan suka, dan saya mulai produksi skala besar. Itu di tahun 2013, dan atas dukungan Bank NTT, usaha saya kini sangat maju,”tegas Antonius sembari menunjuk puluhan jenis  produk yang dihasilkan. Ada anggur fermentasi jahe dan pisang yang kadar alkoholnya 11 %, ada juga madu batu dalam kemasan kecil, aneka makanan ringan dengan bahan baku yang dihasilkan warga setempat. Seperti keripik singkong, keripik talas, jagung bunga, kue rambut, ramuan herbal rematik dan berbagai penyakit kulit, minyak urut untuk penyakit kulit, serta banyak jenis produk khas Napan.

Baca Juga  Pasar Batu Cermin Labuan Bajo Jadi Pasar Digital,  Bank NTT Sumbang 10 Tong Sampah
BANGGA. Pimca Bank NTT Kefamenanu, Fridolina M.M Faturene, ketua IKM Suka Maju, Antonius Anton, Juri Stenly Boymau, dan Kades Napan, Marselus Siki, saat berada di papan nama IKM Suka Maju, Kamis (17/11) malam.
Foto: Ist

Pemerintah desa Napan pun membentuk sejumlah kelompok tenun, beranggotakan ibu-ibu rumah tangga di desa setempat, dan setiap hasil produksinya dijual di pusat penjualan yang terletak di halaman rumah Antonius Anton. “Kami punya tenunan yang coraknya beaneka ragam. Semuanyaa hasil karya ibu-ibu di Napan. Kami bersyukur karena usaha kami kian maju, keuntungannya jutaan rupiah dan dari usaha ini, banyak menghidupi rumah-rumah tanggaa disini, dan anak-anak kami pun bis kuliah,”tegas Anton yang usai menerima tim juri di rumahnya harus segera ke Kupang menghadiri wisuda anaknya pada Jumat (18/11) pagi. “Anak saya bisa menamatkan kuliahnya dari usaha ini,”tegasnya dengan wajah gembira.

Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Fridolina M.M Faturene saat itu menjelaskan, Napan adalah satu dari empat desa lainnya yang mengikuti Festival Desa Binaan Bank NTT. “Kami mempersiapkan desa ini menjadi peserta festival, karena usaha kreatif masyarakat disini cukup variatif dan berkembang. Napan adalah sebuah destinasi pariwisata, karena disini ada PLBN, sehingga tempat usahanya kami dampingi, dan hari ini mereka boleh bertumbuh menjadi desa yang cukup berhasil,”tegasnya menambahkan, Bank NTT memfasilitasi kelompok ini, sehingga setiap transaksinya menggunakan kanal yang disiapkan oleh Bank NTT.

Sementara Stenly Boymau saat itu memberi apresiasi atas berbagaai terobosan yang sudah dilakukan oleh pemerintah desa Napan dan IKM Suka Maju pimpinan Antonius Anton yang kini sudah semakin maju.

Baca Juga  Gubernur VBL Borong Sirih Pinang, Kue Rambut, Hingga Ikan Kering, di Pasar Kalabahi, Bayar Pake QRIS Bank NTT
CERMATI. Juri Stenly Boymau bersama Fridolina Faturene saat mendengar penjelasan Antonius Anton tentang fermentasi anggur jahe dan pisang di pusat produksi dan penjualan IKM Suka Maju, Kamis (17/11) malam.
Foto: Ist

“Jika di Agustus kemarin, saya mendapat ceritra bahwa desa ini masih belum begitu bergeliat kelompok usahanya, namun dalam waktu dua bulan, perubahannya sangat drastis. Hampir 100 persen. Tempat usahanya sudah bersih, sehat, penataan produk yang dijual pun sudah bagus, belum lagi setiap produk memiliki packaging yang menarik,”tegas konsultan Bank NTT.

Baginya, sebaik apapun kualitas produk yang dijual, jika dimasukkan dalam wadah yang kurang menarik, maka akan berpengaruh pada daya beli konsumen. Apalagi, Bank NTT sudah memfasilitasi pelaku usaha dengan mendesain wadah yang bagus, menarik, serta membantu dari sisi perijinan, labelisasi, maupun sertifikasi oleh lembaga yang bertanggungjawab.

“Nah labelisasi serta sertifikasi ini menjadi garansi tentang kualitas produk yang kita jual. Orang lain menganggap ini sepele, namun sebenarnya penting,”tegasnya lagi. Dia menyarankan agar IKM Suka Maju terus meningkatkan produktifitasnya, semakin memperluas jangkauan pemasarannya, serta menjalin komunikasi dengan PLBN Napan agar produk mereka pun masuk ke sana.

“Napan sebagai etalase Bangsa Indonesia harus dimanfaatkan. Produk-produk tenunan yang dihasilkan harus didesain agar ramah terhadap milenial. Misalnya ada anting, gelang, serta aneka produk lainnya berbahan dasar tenun. Sehingga tenun tidak saja dijual selembar utuh, melainkan dipotong kecil-kecil dan didesain dalam beraneka bentuk, tentu akan mendatangkan keuntungan yang lebih,”pungkasnya. (tim MediatorKupang)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

PLTU Timor  1 Capai Backfeeding, PLN Siap Perkuat Keandalan Kelistrikan Sistem Timor di NTT

2 Desember 2022 - 19:04 WITA

PLN Kian Mapan Sukseskan Pengembangan PLTP Ulumbu, Gelar Konsultasi Publik

2 Desember 2022 - 18:54 WITA

Kisah Perempuan Tangguh di Pedalaman Timor, Sukses Setelah Bermitra dengan Bank NTT

29 November 2022 - 18:20 WITA

HEBAT…Enam Startup Baru NTT Beradu Solusi Digital di Demo Day 1000, Siapa Mereka?

28 November 2022 - 22:42 WITA

Bank NTT Latih Pembuatan Kemasan Produk UMKM di Mbay, Hadirkan Pelatih Berkualitas

25 November 2022 - 14:54 WITA

Bank NTT Latih Pembuatan Kemasan Produk UMKM di Mbay, Hadirkan Pelatih Berkualitas

25 November 2022 - 14:35 WITA

Trending di Ekonomi