Momentum Hardiknas, Komunitas KP2K NTT Bagi Buku ke Sekolah GMIT di Kupang dan Alor

Pendidikan38 Dilihat

Kupang (MEDIATOR) – Komunitas Keluarga Peduli Pendidikan Kristen (KP2K) dalam menjalankan Visi Misi-nya, bergerak ikut mewujudkan pendidikan dengan aksi bagi bagi buku di beberapa sekolah GMIT yang menjadi mitra. Sebuah kolaborasi nyata dalam rangka wujud nyata memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun ini.

Ketua  Komunitas KP2K NTT Dr. David Natun dalam aksi bagi buku yang berlangsung di SMP Kristen 1 Amanuban Timur, menegaskan bahwa momentum Hardiknas Tahun 2024, mereka berterima kasih kepada seluruh guru yang hingga saat ini masih setia dalam menjalani profesi sebagai tenaga pendidik.

Dia menyebut ada beberapa refleksi dalam momentum Hardiknas yang pertama, keluarga merupakan peletak dasar pendidikan anak yang selanjutnya menjadi peserta didik di sekolah. Sosialisasi dan pembentukan karakter mula-mula di rumah karena itu mantan Ketua Pemuda Sinode GMIT ini menegaskan, pihaknya mendorong keluarga untuk mendukung pembentukan karakter baik anak di rumah, sebelum dilanjutkan di sekolah.

Baca Juga  Adakan Halalbihalal dengan Kepala Sekolah dan Guru BK, UKSW Jaga Api Silaturahmi dan Perkuat Kolaborasi

Berikutnya, pihaknya juga mengingatkan para guru untuk menjadi teladan lapis pertama untuk membudayakan literasi, terutama membaca. Ia mengungkap persoalan yang dihadapi sekarang bertumpu pada mengeringnya nalar literasi dan suburnya penyebaran berita tidak benar.

Ketiga, kita sementara diera digital, pembelajaran di era ini sangat lekat dengan sesuatu yang anti mainstream, dan guru harus dituntut untuk mencari Formula yang tepat untuk proses belajar mengajar dengan peserta didik.  Salah satu kunci mengajar di era digital adalah guru harus fokus pada pedagogi juga teknologi.

Semangat “Merdeka Belajar” adalah panggilan untuk memberdayakan setiap individu agar dapat belajar secara mandiri, kreatif, dan inovatif. Melalui kemandirian ini, setiap anak bangsa diharapkan mampu mengeksplorasi minat, bakat, dan potensinya tanpa batasan. Dalam konteks Hari Pendidikan Nasional 2024, semangat ini dijunjung tinggi sebagai landasan untuk menciptakan generasi yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga  SMAN 7 Kupang Persiapkan Siswa dan Guru Pahami Jurnalis Sekolah

“Aksi nyata bagi buku ini berlangsung di beberapa titik yakni di SMP Kristen 1 Amanuban Timur, Oe’Ekam dn berikutnya di Kabupaten Alor yakni SD GMIT Fami Tuleng dan SD GMIT Maleipea,”tegas David menambahkan ada beberapa kategori buku bacaan yang dibagi diantara buku pelajaran SD, SMP. Buku Cerita bergambar, Buku cerita Alkitab dan buku bacaan pengetahuan umum.

Dan dalam kiprah bagi pendidikan, KP2K NTT telah membantu sekolah-sekolah binaan dalam hal literasi dengan bantuan buku-buku serta Alat Tulis Kantor (ATK). Selain itu membantu pembangunan fisik sekolah, bantuan TV edukasi dan bantuan untuk menghadirkan edukasi dari narasumber-narasumber bagi edukasi dan motivasi di sekolah binaan. (RLS/GEB/KJR)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *