Kader KADIN dan HIPMI Berkolaborsi, Segera Eksport Pakan Ternak ke Timor Leste

Ekonomi1277 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Yusak Benu, Ketua HIPMI Kota Kupang pada Desember 2022 lalu bertemu Thomas Lim, seorang Pastor yang juga pengusaha di Bidang Peternakan di Timor Leste. Dalam pengembangan Investasi Pakan Ternak maka diketahui kebutuhan pakan di Timor Leste saat ini belum begitu besar. Tetapi dalam rencana pengembangan Bisnis Peternakan kedepan menjadi prospek yang baik untuk dikerjakan.

Hal yang sama disampaikan Safri Rauf, pengurus KADIN NTT yang juga pengusaha muda di bidang transportasi yang sudah berpengalaman sejak Tahun 2009 dan owner dari RTD. “Dalam pengurusan ijin eksport ke Timor Leste, saya sudah mengurusi dan menyelesaikannya. Saya mengurusi ke beberapa Kementerian dan sempat menemukan beberapa kendala termasuk kenaikan harga pajak masuk sejak 4 Januari 2023,”tegas Safri menambahkan, semua ijin masuk telah selesai dan minggu depan sudah mulai dilakukan pengiriman perdana. “Saya selalu mendukung penuh karena sebelumnya juga melalui Perusahaan juga KADIN NTT melakukan Eksport Produk-produk UMKM ke Timor Leste,”tambahnya.

Sementara Pastor Thomas Lim berterima kasih karena dengan supply pakan ternak dari NTT akan sangat membantu perkembangan peternakan di Timor Leste karena dengan harga yang lebih murah bisa mendapatkan produk yang hampir sama.  Baginya ini tentu sangat baik dalam pengembangan bisnis, apabila kedepan bisa mendapatkan Mineral Blok yang lebih murah maka hal ini sangat menguntungkan usaha.

Pakan yang kami eksport adalah pakan yang sudah ada pada distributor pakan di NTT dan secara bertahap akan menggunakan pakan Mineral Blok yang juga adalah produk asli NTT dengan kandungan dan komposisi yang tidak kalah dengan produk pakan yang sudah ada, bahkan di jual dengan harga yang lebih Murah.

Baca Juga  Bobby Lianto Hadiri Pembukaaan Asean Summit di Istana Presiden, Bawa Investor ke Kupang

“Sejak ada inflasi kenaikan harga di Timor Leste yang cukup signifikan maka produk-produk dengan harga yang lebih murah dari NTT akan menjadi pilihan yang baik disaat semua harga barang begitu tinggi. Minggu depan akan ada pengiriman pertama beberapa Ton dulu dan akan di lanjutkan untuk reguler setiap bulan. Saya berharap hasil produk NTT dapat bersaing dan meramaikan pasar di Timor Leste,”pungkas  Yusak. (RLS/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan