Dua Menteri Timor Leste dan KADIN-INSA NTT Seriusi Investasi, Yusak Benu: Kemajuan RI-RDTL

Ekonomi248 Dilihat

Díli (MEDIATOR)–Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste, Nino Pereira, beberapa saat yang lalu melakukan pertemuan dengan perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan yang berlangsung di Dili itu semata untuk membahas peluang investasi di sektor semen di Timor Leste.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh pengusaha ketua INSA NTT, Yusak Benu. Diskusi berfokus pada peluang kerja sama dalam penyediaan semen bagi Timor Leste.

“Dalam pembahasan tersebut disampaikan bahwa salah satu syarat utama untuk merealisasikan kerja sama ini adalah memperoleh izin standar operasional dari otoritas pelabuhan. Apabila persetujuan tersebut diperoleh, kemitraan ini dinilai dapat menghadirkan pasokan semen dengan harga yang lebih terjangkau bagi Timor Leste,”demikian Yusak Benu, kepada Mediatorkupang.com, siang tadi.

Baca Juga  Tampil di Kampus UNIPA dan UNFLOR, Bobby Lianto Ajak Mahasiswa Magang ke Eropa

Selain itu Menteri Transportasi dan Komunikasi Timor Leste, Miguel Manutelu dalam pertemuannya menyampaikan respon positif dan menyambut baik rencana penjualan semen dengan kapal yang akan menguntungkan masyarakat karena akan memotong harga hingga 20%. Kementrian Transportasi akan membantu terkait perijinan dan memfasilitasi pemilihan lokasi yang di gunakan dengan mengendepankan peraturan pemerintahan Timor Leste.

Pasokan semen yang lebih murah diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur serta pertumbuhan sektor swasta di negara tersebut.

Perwakilan industri semen dari Indonesia juga menjelaskan bahwa perusahaan mereka telah memiliki pengalaman dalam mendistribusikan semen melalui terminal terapung, yang saat ini telah digunakan di Medan, Kupang dan beberapa wilayah di Indonesia.

Baca Juga  Jaket Buatan Siswa SMK Atambua Binaan Bank NTT, Enak di Mata dan Nyaman di Hati

Model distribusi tersebut memungkinkan semen dikirim langsung dari kapal menuju truk distribusi di darat, sehingga dapat mengurangi biaya yang berkaitan dengan pengemasan dan penyimpanan.

“Kami bekerja sama dengan produsen utama semen di Indonesia. Model kami memungkinkan semen dikirim langsung dari kapal ke truk, sehingga biaya yang berkaitan dengan pengemasan dan penyimpanan dapat ditekan,” ujar perwakilan perusahaan tersebut.

Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang investasi baru antara pelaku usaha Indonesia dan Timor Leste, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua wilayah yang bertetangga tersebut.

Selain itu juga di lakukan koordinasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste, Okto Manik agar investasi Indonesian di Timor Leste juga bisa dikawal secara baik oleh KBRI bidang perekonomian agar persyaratan hingga kendala di kemudian hari dapat diindentifikasi dengan baik oleh KBRI dengan tujuan memajukan investasi dari Investor Indonesia di Timor Leste.

Baca Juga  Bala Bantuan dari KADIN NTT, Hapus Air Mata Warga Terdampak Banjir di Fatuleu Barat

“Yang pasti bahwa kerjasama ini menguntungkan kedua negara, baik RI maupun Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). (RLS/TIM)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan