Full Gospel NTT Gelar Regional Konvensi 2025, Pelayanan Diharapkan Berdampak

Metro395 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Full Gospel Business Men’s Of Fellowship International (FGBMFI) selama dua hari, 14-15 November 2025, menggelar Regional Convention 2025.  Bertempat di Hotel Kristal, pertemuan tahunan ini dihadiri para tokoh FGBMFI Indonesia maupun NTT.

Ada yang menarik dari Outreach Dinner Meeting yang digelar Jumat (14/11) malam ketika National President FGBMFI Indonesia, Mr Dalie Sutanto memberikan sambutannya. Saat itu orang nomor satu di FGBMFI Indonesia ini dia berpesan kepada seluruh member di NTT untuk harus terus bertumbuh. Dia mengibaratkan pohon yang jika tidak bertumbuh, maka sudah tentu akan dibinasakan. Begitu pula iman. “Jangan puas mendengar sekali seminggu mengikuti member meeting atau pertemuan organisasi lainnya melainkan benahi juga diri kita, apa yang akan dilakukan setelah pertemuan. Kehadiran kita dalam pertemuan sebagai seorang FGBMan maupun Ladies of Fellowship (LOF). Agar tidak hanya sekedar sebuah rutinitas saja melainkan harus berdampak pelayanannya,”tegasnya.

Dia juga menekankan pelayanan member di semua jenjang agar jangan hanya sekedar rutinitas tanpa api Roh Kudus. “Ini tantangan kita kedepan jangan sampai kegiatan-kegiatan yang dilakukan hanya sekedar rutinitas saja tanpa ‘Api’. Kita perlu roh yang menyala-nyala karena jaman sekarang orang-orang sibuk dengan dirinya sendiri,”teagsnya sembari berpesan agar member di NTT terus maju dan berdampak. Dia meminta agar tim doa yang dibentuk, harus lebih aktif dan semua harus saling mendoakan.

“Terus membangun pertemuan berkualitas untuk menjaga pertumbuhan iman,”pintanya lagi. Sementara terkait Konvensi Regional yang digelar saat ini menurutnya adalah sebuah agenda tahunan seperti diatur dalam AD/ART FGBMFI dengan tujuan untuk membahas dan melaporkan kinerja selama setahun dan utuk mengambil keputusan-keputusan FGBMFI secara sirkuiler.

Konvensi regional tahun ini menurutnya istimewa karena secara sirkuler di setiap provinsi akan mengusulkan perubahan beberapa butir pada AD/ART karena itu dia meminta agar nantinya dipelajari baik demi FGBMFI kedepan.

Baca Juga  Brutal, Seorang Pelajar SMPN 4 Kupang Dilarikan ke UGD Karena Dianiaya Dua Temannya, Keluarga Lapor Polisi

“Saya juga memberi apresiasi kepada gerakan anak-anak muda young movement yang terus menampilkan karya-karya pelayanan yang luar biasa. Serta ibu-ibu yang tergabung dalam LOF yang luar biasa,”ujarnya.

Sementara Herry Susanto, selaku wakil ketua panitia dalam welcoming speech menyambut dengan penuh kasih, seluruh tamu yang sudah mengikuti Regional Convention FGBMFI NTT 2025, baik itu dari Jakarta, Kupang, Sumba, SoE, Kefamenanu, Atambua, maupun Malaka. “Panitia sebenarnya melewati proses yang tidak mudah, dalam beberapa rapat kami mencoba menemukan pola terbaik sehingga pertemuan kita boleh terlaksana. Kami percaya, waktu yang Tuhan kasi hari ini adalah waktu yang terbaik. Tuhan pilih orang-orang untuk datang dan hadir disini serta memberkati kami,”ungkap sosok yaang kerab disapa Herry Tung ini.

Baca Juga  Menteri dari Timor Leste dan Kapolda NTT Tampil di Acara FGBMFI NTT, Khotbah Serta Kesaksiannya Memberkati

Pertemuan malam itu ditandai dengan kesaksian/testimoni rohani dari dua member yakni Mr Dr Arto Kartika selaku Advisory Board FGBMFI Australia-New Zealand-member of Adelaide & International Global Praayer Team. Serta pesaksi kedua, Mr. Briando Pribadi Gotama yang juga seorang national board FGBMFI Indonesia.

Mr Anthony Putihrai (Advisory Board FGBMFI Indonesia) malam itu memberkati ratusan member yang hadir dengan firman Tuhan. Adapun thema yang dibedah dalam firman Tuhan yakni Level Up (Riches Vs Wisdom). Hadir saat itu Mr Dalie Sutanto didampingi sang isteri, Mrs Megawati Halim, Mr Len Wijaya dan Mrs Farida Bau, Mr Alex Setiaprajoga serta sejumlah Regional Board FGBMFI NTT, Mr Hengky Lianto, Mr Paul Liyanto, Mr Dwiyanto Tantry Senak, dan masih banyak lagi. (stenly boymau)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan