DWP Undana Bekali Pengurus Melek Penggunaan AI dan Cerdas Menguji Informasi

Pendidikan440 Dilihat

KUPANG—Langkah cerdas diambil Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Nusa Cendana (Undana). Berlangsung di Ruang Teater Rektorat Undana, Kupang, Jumat (30/10/2026), mereka menggelar Talk Show Literasi AI bertajuk “Perempuan Berkarakter, Berdaya, dan Inspiratif menuju Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan ini diselenggarakan DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Bale-Kambey dan jajaran pengurusnya guna meningkatkan literasi para pengurus, anggota serta mahasiswa untuk selalu waspada terhadap penggunaan artificial intelligence (AI). Pasalnya, akhir-akhir ini tak sedikit warga yang tertipu karena aksi penipuan dengan menggunakan layanan AI. Kegiatan sehari ini juga dilaksanakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 DWP.

Terpantau media ini, acara ini berlangsung penuh suasana kekeluargaan. Dibuka oleh Rektor Undana, Prof Dr. Ir. Jefri Bale, ST., M.Eng., hadir para wakil rektor, serta pengurus DWP Undana dan mahasiswa berbagai jurusan. Dosen Ilmu Komputer Undana, Kornelis Letelay, S.Kom., M.Cs., hadir dan memberikan materi, membedah dari sisi akademis tentang ajakan utuk mengenali berbagai rekayasan menggunakan AI.

Baca Juga  10 Tim PPK Ormawa Undana Tembus Seleksi Nasional, Siap Berkompetisi

Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Bale-Kambey, dalam pengantarnya menyampaikan, perempuan sebagai tokoh sentral dlaam keluarga, mesti memiliki banyak literasi tentang perkembangan teknologi saat ini, terutama teknologi informasi. Pasalnya, laju perkembangan membuat banyak pihak tertinggal, terutama kaum ibu.

Karenanya  sebagai pendidik pertama di dalam keluarga, ibu dituntut menjadi perempuan yang bukan hanya melek digital, tetapi juga mampu membimbing anak-anak, membimbing keluarga, dan membangun lingkungan yang sehat dalam bermedsos.

Sementara Ketua Panitia, Maria Renny Pratiwi Ola, menyebut tujuan kegiatan ini guna membangun budaya digital yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Peserta dibekali pemahaman mengenai risiko penggunaan AI, teknik mengenali konten manipulatif, hingga langkah praktis memverifikasi informasi sebelum disebarluaskan.

Baca Juga  Mahasiswa Undana Pulang dari Filipina, Bawa Pulang Praktik Pembelajaran Global lewat Program SEA Teacher
Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Bale-Kambey saat menyerahkan cinderamata kepada Dosen Ilmu Komputer Undana, Kornelis Letelay, S.Kom., M.Cs., sebagai pemateri.
Foto: Mediator

Diapresiasi Rektor

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Rektor Prof Jefri Bale. Dalam sambutannya, Prof Jefri menyambut baik kegiatan ini karena menurutnya, ibu sangat berperan dalam kehidupan tidak saja anak-anak melainkan suami. Sayangnya, terkadang banyak informasi yang cepat disebar ibu tanpa melalui penyaringan yang ketat. Kondisi ini menjadi peluang bagi para pelaku kejahatan yang kian hari, kian maju dalam mendesain modus penipuan termasuk menggunakan AI.

“Karena itu kita pun haus bisa memastikan mana informasi yanh benar dan mana yang salah. Karena saat ini penggunaan AI kian merajalela sehingga ibu memang haruslah dibekali. Karenanya kita sangat menyambut baik kegiatan ini, sebagai bagian dari pembelajaran yang sudah sepatutnya seluruh stakeholder tahu,”ujarnya menambahkan ibu sebagai pengawal dalam rumah mesti berpikir kritis agar tidak salah langkah. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan