Rektor Undana dan Jajaran Ajak Alumni Bersatu di Pontuak Festival 2026

Pendidikan594 Dilihat

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mengintensifkan sosialisasi perhelatan akbar “Pontuak Festival 2026” melalui aksi partisipatif Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Jalan El Tari, tepatnya di depan Gedung Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Cabang Kupang, Sabtu (17/10/2026).  Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., hadir memimpin langsung jajaran wakil rektor, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra strategis di arena ruang publik tersebut.

Kegiatan CFD yang disemarakkan dengan senam bersama, atraksi prestasi mahasiswa di bidang olahraga dan seni, serta pembagian doorprize kemitraan ini digelar sebagai langkah awal untuk mengkonsolidasikan jejaring alumni menjelang puncak penyelenggaraan Pontuak Festival pada 5–7 November 2026.

Aksi pengerahan massa dan sosialisasi di ruang publik ini menjadi wadah konkret perjumpaan antar-generasi guna memperkuat keterlibatan alumni agar tidak sekadar menjadi bagian dari sejarah almamater, melainkan penggerak utama kemajuan institusi. Konsolidasi ini turut memberikan kepastian terbukanya jejaring kerja sama yang inklusif untuk menyinergikan sumber daya alumni dan kepakaran kampus demi mendukung percepatan pembangunan di NTT.

Baca Juga  Peneliti Undana Dibidik Masuk Nominasi Nasional Anugerah Diktisaintek 2026

Konsolidasi Alumni dan Harapan Dampak Bagi Pembangunan NTT

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Wakil Rektor III Undana, Dr. Rudi Rohi, M.Si., yang merancang kegiatan CFD sebagai sarana mencairkan komunikasi dalam suasana penuh kebersamaan.

Rektor menegaskan pentingnya menempatkan alumni pada porsi yang lebih besar dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan akademik serta pengembangan universitas secara komprehensif. Kekuatan jaringan alumni dan dukungan mitra diposisikan sebagai pilar penting untuk menghadirkan kontribusi kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat NTT.

“Ini merupakan bagian dari konsolidasi alumni Undana. Kami menginginkan peran yang lebih besar dari alumni agar bersama-sama membangun Undana. Kekuatan jaringan alumni dan kolaborasi dengan berbagai mitra merupakan potensi yang perlu terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta pembangunan daerah,” tegas Rektor Jefri.

Filosofi Pontuak Festival: Kolaborasi Berkelanjutan Pasca-Acara

Sementara itu, Wakil Rektor III Undana, Dr. Rudi Rohi, M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan CFD merupakan ruang sosialisasi awal untuk memicu pertemuan dan interaksi antar-elemen kampus secara bertahap. Dr. Rudi menggarisbawahi bahwa Pontuak Festival pada 5–7 November 2026 mendatang bukanlah akhir dari agenda bersama, melainkan pintu masuk utama lahirnya kerja sama yang berkesinambungan. Festival ini dirancang untuk melahirkan jejaring kerja sama yang terus berjalan aktif bahkan setelah seluruh rangkaian acara resmi ditutup.

Baca Juga  Rektor Hingga Wagub Dukung Kontingen Pesparawi ke Malaysia: Buktikan, Guncang Dunia

“Ini bagian dari berbagai kegiatan sosialisasi. Semuanya dimulai dari kegiatan-kegiatan kecil seperti ini, kemudian berkembang hingga mencapai puncaknya pada 5–7 November saat Pontuak Festival berlangsung. Pontuak Festival bukanlah akhir, justru setelah festival berlangsung, berbagai agenda kolaboratif diharapkan terus dilaksanakan untuk mempertemukan keluarga besar Undana dengan alumni dan mitra,”terangnya.

Dr. Rudi Rohi turut menyoroti bahwa keberhasilan pelaksanaan CFD terwujud berkat kontribusi aktif dan semangat gotong royong dari setiap pihak yang terlibat. Keterlibatan mitra swasta dan BUMN dalam mendukung penyediaan fasilitas doorprize serta penampilan bakat mahasiswa berprestasi membuktikan kuatnya rasa saling memiliki terhadap Undana. Pola kolaborasi berbasis pengerahan potensi ini akan terus diadopsi dalam berbagai agenda kelembagaan Undana pada masa mendatang.

Baca Juga  Undana Siap Wisuda 1.500 Mahasiswa di Tengah Transisi Kepemimpinan

“Kolaborasi dapat diwujudkan ketika masing-masing pihak hadir dengan sumber daya, kemampuan, dan potensi yang dimiliki. Keterlibatan para mitra menunjukkan bahwa kegiatan bersama dapat terlaksana melalui semangat gotong royong,” tambah Dr. Rudi Rohi.

Pembukaan Ruang Partisipasi Publik dan Ruang Terbuka Kampus

Penyelenggaraan CFD di Jalan El Tari ini mempertegas langkah Undana dalam membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas. Masyarakat umum di Kota Kupang diberikan akses langsung untuk berinteraksi dengan pimpinan universitas dan mengenal lebih dekat berbagai program unggulan kampus. Aktivitas luar ruang ini berhasil menumbuhkan kembali kedekatan emosional antara masyarakat, alumni, dan institusi pendidikan tinggi negeri tertua di NTT tersebut.

Rangkaian sosialisasi menuju Pontuak Festival 2026 menjadi wujud nyata komitmen Undana dalam mentransformasi diri menjadi perguruan tinggi yang responsif dan inklusif. Undana terus memperluas kemitraan strategis untuk memastikan Tridharma Perguruan Tinggi berjalan optimal. Melalui konsistensi semangat kebersamaan ini, Undana siap menjadikan Pontuak Festival 2026 sebagai titik balik penguatan peran alumni dan mitra demi kemajuan Nusa Tenggara Timur. (Alk/RLS/UNDANA/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan