MAKASSAR-Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Nusa Tenggara Timur (NTT) turut ambil bagian dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) XXXV APINDO Tahun 2026 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 3–5 Agustus 2026.
Delegasi APINDO NTT dipimpin langsung oleh Ketua DPP APINDO NTT Bobby Pitoby, didampingi Wakil Ketua Umum Fahmi H. Abdullahi dan Sekretaris Umum Toni Dima, bersama jajaran pengurus lainnya. Kehadiran delegasi NTT menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha nasional serta membuka peluang investasi dan kemitraan yang lebih luas bagi pembangunan ekonomi di NTT.
Rakerkonas XXXV APINDO 2026 mengusung tema “Ketahanan Ekonomi Nasional: Peran Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global.” Forum ini menjadi salah satu agenda dunia usaha terbesar di Indonesia yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional untuk merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi global.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh enam menteri Kabinet Indonesia, empat duta besar negara sahabat, Wakil Ketua DPR RI, serta lebih dari 600 delegasi APINDO dari seluruh Indonesia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya komitmen dalam membangun sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional guna mendorong peningkatan investasi, daya saing industri, serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Selama mengikuti Rakerkonas, delegasi APINDO NTT aktif mengikuti berbagai agenda strategis, mulai dari sidang pleno, forum diskusi kebijakan ekonomi, business matching, networking session, hingga APINDO UMKM & Business Investment Expo. Berbagai agenda tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperluas jaringan bisnis, bertukar pengalaman, serta menjajaki peluang kerja sama lintas daerah maupun dengan investor.
Wakil Ketua Umum APINDO NTT, Fahmi H. Abdullahi, menyampaikan bahwa partisipasi APINDO NTT dalam forum nasional ini merupakan langkah penting untuk membawa potensi daerah ke tingkat nasional.
“Rakerkonas bukan hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum memperkenalkan potensi investasi Nusa Tenggara Timur kepada para pelaku usaha nasional maupun internasional. Kami ingin memastikan NTT menjadi bagian dari peta investasi Indonesia yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua DPP APINDO NTT Bobby Pitoby menegaskan bahwa hasil-hasil Rakerkonas akan menjadi referensi bagi APINDO NTT dalam memperkuat peran dunia usaha di daerah, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Melalui keikutsertaan dalam Rakerkonas XXXV APINDO 2026, APINDO NTT berharap dapat memperluas jejaring strategis, meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah, serta menghadirkan kolaborasi nyata yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur. (RLS/APINDO-NTT/BOY)






