Kupang (MEDIATOR)–Aksi donor darah yang dilaksanakan KADIN Kota Kupang, APINDO, PSMTI dan Naka Hotel pada Jumat (17/4/2026) mendapat respon baik dari publik. Terkumpul 128 kantong darah masing-masing golongan darah A, 25 kantong darah, B sebanyak 40 kantong darah, AB 1 kantong darah dan O terbanyak, 62 kantong darah. Aksi sosial demi kemanusiaan ini dilaksanakan bekerjasama dengan UDD PMI NTT.

Ketua Kadin Kota Kupang, Budiharto Ang, berharap kegiatan sosial tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari seremoni perayaan semata, melainkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kita berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan terus dilakukan. Dari Kadin Kota Kupang bersama Apindo, PSMTI, dan Naka Hotel, kalau bisa donor darah ini dilaksanakan dua bulan sekali,” ujarnya dikutip release.
Dia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, target pengumpulan darah ke depan dapat ditingkatkan.
Terpantau media ini, hadir para pemimpin organisasi diantaranya Budoharto dan juga Charles Angkiriwang selaku pemilik Naka Hotel.
Sementara General Manager Naka Hotel Kupang, Deddy Angkiriwang, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-10 Naka Hotel pada 30 April 2026.
“Kegiatan donor darah ini sudah menjadi agenda rutin yang kami laksanakan tiga kali dalam setahun,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan donor darah digelar setiap bulan April dalam rangka HUT hotel, Agustus untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, serta Desember dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru.
Salah satu peserta donor darah, Erna Theresia, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dan perlu didukung oleh masyarakat luas. Ia mengaku mengetahui informasi kegiatan tersebut dari rekan dekatnya dan tertarik untuk berpartisipasi.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang ragu untuk mendonorkan darah karena faktor ketakutan. Padahal, sebelum donor dilakukan, setiap peserta akan melalui proses skrining kesehatan.
“Jangan pernah takut untuk donor darah, karena sebelumnya kita diperiksa dulu, mulai dari kadar hemoglobin hingga tekanan darah. Kalau tidak memenuhi syarat, tentu tidak diperbolehkan,” jelasnya sembari mengajak masyarakat untuk melihat manfaat besar dari donor darah, baik bagi penerima maupun pendonor itu sendiri. (Rls/boy)






