KUPANG— Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang terus mengembangkan layar, membuktian sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi pembangunan di Provinsi NTT. Dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Guru Besar Berdampak Tahun 2026 sejak Agustus- Desember 2026, program ini tersebar di 7 kabupaten serta 1 kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Prof. Tans Feliks beserta tim, dengan tujuan utama menyukseskan program Pemerintah Provinsi NTT, yakni One School One Product (OSOP) dan pembinaan Anak Genius NTT. Program ini menyasar para siswa dan guru pendamping melalui pendampingan intensif yang memperkuat konsep program sekaligus aspek teknis pelaksanaannya di lapangan. Adapun 7 kabupaten dan 1 kota yang menjadi lokasi kegiatan mencakup wilayah-wilayah di daratan Timor, Rote Ndao, Flores-Bajawa hingga Sumba, kegiatan ini berlokasi di 14 sekolah sasaran program sebagai bentuk pemerataan manfaat pengabdian perguruan tinggi bagi masyarakat NTT.
Rabu (23/9/2026), kegiatan pendampingan berlangsung serentak di tiga lokasi. Di Kota Kupang, program dilaksanakan di SMK Negeri 3 Kupang dengan pendampingan langsung dari Prof. Tans Feliks, Dr. Diaspora Tualaka, Margaritha Sonbai, S.Pd., dan Engelbertus Kase, S.S.
Sementara di Kabupaten Rote Ndao, pendampingan dilakukan oleh Prof. Hary Leo Siantury, dan di Kabupaten Sumba Tengah oleh Prof. Jasman. Para guru besar dan tim pendamping bekerja bersama guru serta siswa untuk memperkuat pemahaman konsep OSOP, menyusun produk unggulan sekolah, sekaligus memastikan kesiapan teknis pelaksanaan program di masing-masing satuan pendidikan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara akademisi UNDANA, pemerintah daerah, sekolah, dan peserta didik sebagai sasaran program.
Keberhasilan program ini menuntut dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Selain para guru besar UNDANA sebagai aktor akademis, sinergi juga dibangun dengan Pemerintah Provinsi NTT sebagai pemilik program, pihak sekolah sebagai pelaksana di tingkat satuan pendidikan, serta para siswa/i sebagai subjek sekaligus penerima manfaat.
Seluruh saran dan masukan dari para guru pendamping di lapangan menjadi landasan penting dalam penyusunan dan penyempurnaan program pendampingan yang dilakukan para guru besar pelaksana PKM. Dengan demikian, program ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan dirancang adaptif terhadap kebutuhan riil sekolah dan daerah.
Ke depan, kegiatan Pengabdian Masyarakat Guru Besar Berdampak ini diharapkan dapat berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya, dengan cakupan yang lebih luas dan dampak yang semakin terukur bagi dunia pendidikan di NTT. Melalui penguatan OSOP dan pembinaan Anak Genius NTT, UNDANA berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam melahirkan generasi unggul, kreatif, dan berdaya saing dari sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan lokasi pendampingan, masyarakat dapat menghubungi tim koordinasi PKM Guru Besar Berdampak UNDANA.
Tentang Universitas Nusa Cendana:
Universitas Nusa Cendana (UNDANA) adalah perguruan tinggi negeri di Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang secara konsisten melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk pengabdian kepada masyarakat melalui program-program berdampak bagi pembangunan daerah. (LS/TIM/BOY)






