Instruksi Presiden Prabowo: Hadirkan Program Specialis Dokter di Undana, Rektor Reaksi Cepat

Pendidikan189 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Presiden RI, Prabowo Subianto menerbitkan instruksi dalam bentuk penugasan kepada Universitas Nusa Cendana (Undana) terkait percepatan pemerataan layanan kesehatan dan penguatan sumber daya manusia kesehatan sebagai pilar menuju Indonesia Emas 2045. Undana dinilai memenuhi dua syarat utama, yakni memiliki program studi kedokteran serta rumah sakit pendidikan sebagai wahana pembelajaran klinik.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Semuel Bale, ST., M.Eng, dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung Selasa, 20 Januari 2026 siang di aula rektorat lantai 3, menegaskan hal itu. Bahwa sejarah ini tercipta setelah Undana berusia 63 tahun, dimana perguruan tinggi negeri tertua di NTT ini resmi membuka program studi dokter spesialis setelah memperoleh izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

“Ini adalah sejarah baru bagi Undana. Ini juga merupakan manifestasi nyata dari arahan yg disampaikan oleh Bapak Presiden untuk percepatan pelayanan kesehatan menuju Indonesia Emas 2045. Dari arahan bapak Presiden itulah, Kementerian Kesehatan dan juga Kemendikti Saintek merespon cepat menentukan task force membentuk layanan kesehatan di perguruan tinggi,”tegas Prof Jefri sembari menambahkan Undana menyatakan siap mengeksekusi instruksi itu, dan saat ini mereka sedang bergerak cepat untuk melakukan persiapan-persiapan yang selanjutnya dikoordinir oleh Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) serta tim terkait.

“Sebenarnya ada tiga program study spesialis kedokteran yang dihadirkan namun yang duanya sudah ada SK, satunya belum,”tegas Prof Jefri dalam konferensi pers bertajuk ‘Pembukaan Program Study Anestesiologi dan Terapi Intensif Program Spesialis dan Program Study Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan.’

Baca Juga  Panduan SNPMB 2026: Catat Jadwal Krusial SNBP dan SNBT bagi Calon Mahasiswa Undana

Masih menurut Prof Jefri, Dua Program Spesialis ini Resmi Dibuka Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 78/B/O/2026, Undana secara resmi memperoleh izin membuka dua program studi dokter spesialis, yakni: Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif (Spesialis) dengan Universitas Udayana (Unud) sebagai perguruan tinggi pembina. Kedua, Program Studi Obstetri dan Ginekologi (Spesialis) dengan Universitas Airlangga (Unair) sebagai perguruan tinggi pembina. Kedua program tersebut telah dinyatakan memenuhi persyaratan minimum akreditasi. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan