Undana Bidik Prestasi PIMNAS, Kirim 70 Proposal Mahasiswa Terbaik ke Seleksi Nasional PKM 2026

Pendidikan450 Dilihat

Kupang (MEDIATOR) – Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi meloloskan 70 proposal mahasiswa untuk bertarung di ajang nasional Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026. Delegasi ini terpilih melalui seleksi internal ketat yang berakhir pada 9 April 2026, sebagai upaya sistematis universitas untuk meningkatkan prestasi di level nasional dibandingkan tahun sebelumnya.

Reviewer PKM Undana, Fidelis Nitti, S.Si., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa tahun ini Undana mengoptimalkan kuota pengusulan sebanyak 80 proposal. Dari 270 ide kreatif yang diajukan mahasiswa berbagai fakultas, tim reviewer menetapkan 70 proposal terbaik yang terdiri dari 50 proposal skema pendanaan dan 20 proposal skema insentif.

Dominasi Riset Eksakta dan Kolaborasi Lintas Bidang

Baca Juga  Undana Usulkan Prodi S1 Kedokteran Gigi, S1 Keperawatan, Profesi Apoteker, dan Profesi Notaris

PKM 2026 mencakup beragam kategori, mulai dari riset, kewirausahaan, pengabdian masyarakat, hingga inovasi teknologi. Pada seleksi kali ini, proposal mahasiswa Undana didominasi oleh skema PKM Riset Eksakta, disusul oleh PKM Pengabdian kepada Masyarakat, PKM Karsa Cipta, dan PKM Karya Inovatif.

“Tahun ini, sebaran pengusul didominasi oleh Fakultas Sains dan Teknik serta bidang Farmasi. Namun, keterlibatan mahasiswa dari psikologi, pendidikan, dan disiplin ilmu lainnya juga meningkat, menunjukkan ekosistem riset yang semakin inklusif di Undana,” ujar Fidelis.

Peningkatan Kualitas dan Persiapan Matang

Reviewer PKM Undana lainnya, Chornelis Julestan Be’E Anin, S.Si., M.Si., menilai kualitas substansi ilmiah tahun ini jauh lebih unggul dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari strategi universitas yang memulai masa persiapan lebih awal serta menghadirkan narasumber dari tim nasional PKM untuk memberikan pelatihan intensif.

Baca Juga  Prof. Apris Adu Ingin Jadikan UNDANA Perguruan Tinggi Berkelas Internasional dan Berdampak Bagi NTT

“Mahasiswa kini jauh lebih siap. Mereka tidak hanya unggul dari sisi ide, tetapi juga memahami strategi penyusunan proposal yang kompetitif sesuai standar nasional,” jelas Chornelis. Meski demikian, ia menekankan pentingnya penguatan komunikasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing serta perlunya membangun kolaborasi lintas program studi demi kematangan substansi di masa mendatang.

Target Utama: Tiket Menuju PIMNAS

Undana kini tengah menunggu hasil verifikasi administratif dan substansi dari kementerian. Bagi tim yang nantinya dinyatakan lolos pendanaan, universitas telah menyiapkan skema pendampingan lanjutan guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal hingga tahap Monitoring dan Evaluasi (Monev) nasional.

Fidelis menegaskan bahwa target akhir dari pembinaan tahun ini bukan sekadar mendapatkan pendanaan, melainkan menembus Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). “Target kita adalah meloloskan tim sebanyak-banyaknya ke ajang puncak PIMNAS sebagai pembuktian kualitas inovasi mahasiswa Undana,” tegasnya.

Baca Juga  Alumni Undana Bocorkan Rahasia Tembus Pasar Kerja Internasional

Melalui keberhasilan pengiriman 70 proposal ini, Undana berkomitmen memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan kampus, sekaligus menciptakan lulusan yang kritis dan mampu memberikan solusi kreatif atas berbagai permasalahan masyarakat. (IyL/rls/undana/boy)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan