Undana Raih Pendanaan Nasional 2026 untuk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pendidikan253 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)– Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam kancah riset nasional. Berdasarkan data terbaru dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) BIMA, sejumlah proposal dosen Undana berhasil lolos seleksi untuk menerima pendanaan tahun anggaran 2026.

Pendanaan ini mencakup berbagai kategori strategis, mulai dari Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), hingga Riset Konsorsium Unggulan Berdampak.

Prestasi ini menegaskan posisi Undana sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Fokus pada Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Dalam kategori Pengabdian kepada Masyarakat, proposal yang lolos menunjukkan fokus yang kuat pada penguatan ekonomi lokal dan teknologi tepat guna. Beberapa judul unggulan yang didanai antara lain:

– Hilirisasi Limbah Biji Alpukat: Program “AVOTEA” yang diketuai oleh Maria Prudensiana Leda Muga bertujuan mengubah limbah biji alpukat menjadi produk teh herbal di Desa Oelbubuk.

Baca Juga  Danmenwa Mahadana NTT Kunjungi Universitas Timor, Perkuat Sinergi Pembinaan Menwa

– ⁠Revitalisasi Ekonomi Desa : Melalui program “GEMAR KEMIRI”, tim yang dipimpin Ni Putu Nursiani berfokus pada transformasi limbah kemiri menjadi briket di Kabupaten Kupang.

– ⁠Digital Marketing untuk Akuakultur : Immaria Fransira memimpin inovasi akuakultur dan pemasaran digital bagi pembudidaya di Kota Kupang.

– Ketahanan Pangan di Rote Ndao: Verdy Ariyanto Koehuan mengusung pengembangan sistem peternakan modern yang terintegrasi dengan pertanian.

Riset Fundamental dan Strategis

Di sektor Penelitian, Undana berhasil meloloskan berbagai skema, mulai dari Penelitian Dosen Pemula hingga Penelitian Fundamental Reguler dan Tesis Magister.

Riset-riset tersebut mencakup isu-isu krusial seperti:

– Konservasi Sapi Rote: Identifikasi morfometrik dan keragaman gen IGF untuk pelestarian plasma nutfah oleh Ni Made Paramita Setyani.

Baca Juga  Mabes Polri Pilih Undana Jadi Rumah Pusat Studi Kepolisian di NTT

– ⁠Manajemen Bencana: Strategi pengelolaan risiko krisis komunikasi digital pada isu infrastruktur dan bencana alam di sektor pariwisata Kabupaten Kupang oleh Petrus Ana Andung.

– ⁠Kesehatan Lingkungan: Rekayasa green coating berbasis komposit untuk reduksi kesadahan air oleh Remigildus Cornelis.

– ⁠Ekonomi Biru: Studi tentang akuntansi keberlanjutan pada UMKM berbasis rumput laut di Kecamatan Semau yang dipimpin oleh Emilia Gie.

Dorongan Riset yang Inklusif

Menanggapi sebaran data tersebut, Kepala LP2M Undana, Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D., menilai bahwa diversifikasi bidang ilmu yang lolos menunjukkan bahwa iklim riset di Undana semakin inklusif.

“Kami sangat bangga melihat keterwakilan berbagai prodi dalam daftar penerima pendanaan tahun ini. Hal ini membuktikan bahwa semangat meneliti dan mengabdi telah mengakar di seluruh fakultas, mulai dari fakultas eksakta hingga sosial-humaniora,” ujar Prof. Yosep.

Baca Juga  Rektor Undana Taruh Harapan Besar Pada Menwa Mahadana

Ia menambahkan bahwa dominasi bidang Pertanian dan Peternakan selaras dengan visi Undana untuk menjadi pusat keunggulan riset di wilayah lahan kering kepulauan, namun kehadiran riset di bidang Teknik, Kesehatan, dan Ekonomi Bisnis memberikan warna baru bagi hilirisasi inovasi yang lebih komprehensif di NTT.

Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB)

Salah satu pencapaian prestisius adalah lolosnya proposal dalam skema Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak.

Prof.Dr.rer.nat. Antonius R B Ola, S.Si, M.Sc memimpin riset berjudul “BIO-KOJI NUSANTARA: Pengembangan Asam Kojat dari Aspergillus flavus non-alfatoksigenik indigen Timor sebagai Bio-Preservatif Unggulan Industri Krustasea Nasional”. Proyek ini menerima pendanaan signifikan sebesar Rp. 551.569.000 untuk tahun pelaksanaan 2026.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh civitas akademika Undana untuk terus berinovasi dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (Ing/rls/undana/boy)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan