Wawali Dukung Perlindungan Tambahan Bagi ASN

Public Service446 Dilihat

KUPANG--Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur kembali ditegaskan melalui dukungan terhadap program perlindungan tambahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., saat menerima audiensi jajaran Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Senin (9/6).

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan ASN, mulai dari perlindungan risiko kerja dan kecelakaan, layanan perencanaan keuangan, program perumahan, hingga dukungan digitalisasi UMKM.

Audiensi dihadiri Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Kupang, Lohot Jon Piter Sidabutar, Funding Transaction Manager (FTM) Bank Mandiri Taspen, Stiwi Juwita Kase, Manager Layanan PT Taspen, Nurul Fitri, Manager Umum dan SDM PT Taspen, Rio Eka Putra, serta jajaran terkait lainnya. Turut mendampingi Wawali dalam pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Kupang, Kepala BKPPD Kota Kupang serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang.

Baca Juga  Jefri Pelt Tegaskan ASN Wajib Disiplin dan Jaga Kualitas Kerja

Dalam kesempatan tersebut, PT Taspen memperkenalkan produk perlindungan tambahan berupa Personal Accident, sebuah program yang memberikan santunan hingga Rp 60 juta kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia akibat kecelakaan, baik saat menjalankan tugas maupun di luar jam kerja. Program ini dirancang sebagai pelengkap manfaat perlindungan yang selama ini telah diterima ASN melalui skema yang tersedia.

Wakil Wali Kota Kupang menyambut positif inovasi tersebut. Menurutnya, perlindungan tambahan merupakan bentuk perhatian terhadap ASN yang setiap hari mengemban tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini sangat baik karena memberikan rasa aman dan perlindungan lebih bagi ASN dan keluarganya. Dengan iuran yang terjangkau, manfaat yang diberikan sangat membantu apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan,” ujar Serena.

Baca Juga  Pusat Puji Kepemimpinan Chris Widodo

Ia menilai bahwa kesejahteraan ASN tidak hanya diukur dari aspek penghasilan, tetapi juga dari sejauh mana negara dan institusi mampu menghadirkan jaminan perlindungan bagi pegawai dan keluarganya ketika menghadapi situasi yang tidak terduga.

Bagi Serena, ASN yang bekerja dengan rasa aman akan memiliki ketenangan dalam menjalankan tugas dan pada akhirnya mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. “Ketika ASN merasa terlindungi, mereka dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus. Karena itu, setiap upaya yang bertujuan meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan aparatur patut kita dukung,” tegasnya.

Selain perlindungan kecelakaan, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama dalam penyediaan akses perumahan bagi ASN, program perencanaan keuangan dan tabungan hari tua, serta dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui layanan digitalisasi transaksi UMKM menggunakan QRIS Bank Mandiri Taspen.

Baca Juga  Sekda Foenay: Tangani Sampah Kota, Butuh Kontribusi Semua Pihak

Bank Mandiri Taspen menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program Pemerintah Kota Kupang, termasuk pemberdayaan UMKM yang selama ini menjadi salah satu fokus pembangunan ekonomi daerah melalui berbagai kegiatan dan event ekonomi kerakyatan.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, PT Taspen dan Bank Mandiri Taspen juga menawarkan kegiatan sosialisasi kepada seluruh perangkat daerah agar ASN lebih memahami hak, manfaat, serta berbagai program perlindungan yang tersedia. Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota meminta BKP2D bersama perangkat terkait untuk menindaklanjuti rencana sosialisasi tersebut di seluruh OPD, kecamatan, dan kelurahan. (RLS/PKP/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan