Menu

Mode Gelap
Peneliti: Prabowo Telah Buktikan Kinerja dan Kesetiaan Pada Presiden Harusnya Di Bali, Ternyata B20 Chairwoman Beber Peran Besar Bobby Lianto Perjuangkan Labuan Bajo Pimpinan KPK Sangat Sedih, Harus Tangkap Hakim Agung PLN Miliki Holding Subholding, Strategi Jitu Sambut Masa Depan Kerja Keras KADIN NTT Terbukti, Walikota Darwin Setuju Kerjasama dengan Kota Kupang

Kesehatan · 27 Apr 2022 15:00 WITA ·

Wagub NTT Hadiri Pertemuan Tingkat Tinggi PMI dan Palang Merah Timor Leste di Mota’ain


 TANDATANGAN. Ketua PMI NTT yang juga wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, saat menandatangani perjanjian kerjasama antara PMI NTT dengan Palang Merah Timor Leste, di Mota’ain, Selasa (26/4) disaksikan pejabat dari kedua negara.  Foto: PMI RDTL Perbesar

TANDATANGAN. Ketua PMI NTT yang juga wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, saat menandatangani perjanjian kerjasama antara PMI NTT dengan Palang Merah Timor Leste, di Mota’ain, Selasa (26/4) disaksikan pejabat dari kedua negara. Foto: PMI RDTL

MEDIATORSTAR.COM, Mota’ain

Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Timor-Leste bertemu dalam pertemuan tingkat tinggi di perbatasan darat antara kedua negara untuk pertama kalinya, yaitu di Mota’ain,  Selasa (26 April 2022) dalam rangka membahas isu – isu lintas batas seperti pandemi Covid-19 baru-baru ini. Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI),  Sudirman Said, dan Sekretaris Jenderal Palang Merah Timor Leste (Cruz Vermelha de Timor-Leste -CVTL), Luis Pedro Pinto, bertemu Selasa kemarin di perbatasan darat kedua negara tetangga tersebut. Demikian release dari Palang Merah Timor Leste yang diterima Mediatorstar.com, Rabu.

Dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan kerangka kerja yang diadopsi pada tahun 2020 silam antara kedua organisasi ini, kemarin masing-masing perwakilan telah menandatangani perjanjian kerjasama dalam acara seremonial yang diadakan di perbatasan, di mana turut menyaksikan penandatanganan tersebut Ketua PMI NTT, Bapak Josef Nae Soi (Wakil Gubernur NTT-Red) dan perwakilan dari International Federation of the Red Cross and Res Crescent Societies (IFRC) dan International Committee of the Red Cross (ICRC) karena kedua organisasi internasional tersebut memiliki kerjasama baik di Indonesia dan di Timor Leste.

Baca Juga  Syukur, Pasien Covid yang Sembuh 20 Orang

“Pandemi Covid-19 telah menunjukkan kepada kita betapa pentingnya koordinasi lintas batas, dan kita harus konkrit dalam hal ini,”demikian Sudirman Said. Ketua PMI NTT,  Josef Nae Soi menambahkan, “Kami berbagi nilai yang sama dengan rekan-rekan CVT-L Timor-Leste, dan PMI Provinsi Nusa Tenggara Timur menantikan peningkatan kerja sama yang nyata,”tegas Josef.

“Kerja sama ini sangat penting bagi kami, karena perbatasan darat yang panjang dengan Indonesia membutuhkan koordinasi yang erat,”kata Luis Pedro Pinto. “Tahun lalu, PMI mengirimkan alat pelindung diri untuk kami melalui perbatasan Indonesia dan Timor-Leste. Hal ini menghasilkan nilai operasional dan simbolis untuk CVT-L,”tambah Pinto.

Setelah melintasi perbatasan, tim Palang Merah mengunjungi desa di Kabupaten Bobonaro, di mana saat itu CVT-L dan Kementerian Kesehatan Timor Leste sedang melaksanakan vaksinasi ke-3 (vaksinasi booster) untuk  masyarakat setempat, di mana pencapaian vaksinasi saat ini sudah di atas 60%. (***/RLS/MSC01)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

IARMI NTT Sukses Gandeng Lintas Organisasi Persembahkan 109 Kantong Darah

12 Agustus 2022 - 08:32 WITA

Dari Waingapu, Gubernur VBL Kerahkan Kekuatan Turunkan Stunting, Persentase Terus Menurun

4 Juli 2022 - 12:18 WITA

Upaya Bank NTT Kolaborasi dengan Pemda Tangani Stunting Diapresiasi Gubernur

22 Juni 2022 - 19:01 WITA

Jelang HUT Polri, 31 Anak Dilayani Operasi Gratis Bibir Sumbing

12 Juni 2022 - 17:45 WITA

Buat Para Ibu dan Remaja Putri, Sebaiknya Kenali Jenis Kulit Baru Membeli Krim

2 April 2022 - 03:41 WITA

Lebih dari 1 Juta Perempuan Menikah di Usia Dini, Tiap 8 Menit Ada yang Meninggal Karena Kanker Servix

1 April 2022 - 12:20 WITA

Trending di Kesehatan