UNTAS Gelar Kongres ke-IV, Momentum Konsolidasi, Sinergitas dan Pelurusan Sejarah

Polkam544 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Uni Timor Aswain (UNTAS), sebuah wadah tunggal yang diserahi kewenangan mewakili seluruh warga Timor Timur yang setia kepada Bangsa Indonesia, akan menggelar Kongres ke-IV pada Sabtu (30/8/2025) di Kupang. Organisasi ini hadir sejak 29 Januari 2000 dan dideklarasikan di Kota Kupang. Sejauh ini, organisasi tersebut menjadi payung bagi seluruh warga Indonesia asal Timor Timur, kini Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Ketua Dewan Konsultatif UNTAS, Ir. Filomeno de Jesus Hornay, M. Agr. Sc., kepada Mediatorkupang.com di Kupang, Jumat siang membenarkan hal itu.

“Thema Kongres kita kali ini, ada tiga kata kunci: Konsolidasi, Sinergitas, Pelurusan Sejarah. Tiga kata kunci ini dihadirkan untuk melanjutkan perjuangan organisasi yang hadir sejak tahun 2000,”tegasnya menambahkan, UNTAS lahir 4 bulan setelah jajak pendapat di Timor Timur.

Baca Juga  Gemuruh Dukungan untuk SIAGA di Jantung Waikabubak, SPK Sang Tentara Adalah Simbol Perjuangan

Thema tiga kata tersebut menurutnya sebuah refleksi dari pengalaman. Setelah 26 tahun berlalu, kedepan, UNTAS harus berjalan seperti yang diharapkan, yakni harus bersinergi dengan semua pihak baik eksternal maupun internal. Sedangkan terkait pelurusan sejarah karena tidak semua orang tau tentang sejarah yang benar tentang perjuangan mereka.

Apalagi banyak yang tidak tau secara detail isu yang benar, ketika Timor Timur menjadi bagian dari republik ini.

“Kita ingin meluruskan sejarah perjuangan bahwa tidak ada infasi, penyebaran agama atau apapun yang jelek tentang kehadiran Indonesia di Timor Timur. Ada sejarah yang dipelintir. Kita mau meluruskan kepada semua termasuk pihak Internasional,”ujar Filomeno lagi.

Dalam Kongres ini mereka akan memilih pengurus baru. Karena itu dia mengharapkan kepada pengurus terpilih agar harus menjadi bagian dari pemerintah. Yakni ikut menyukseskan program-program pemerintah, dan berperan dalam aspek apa saja, yakni ekonomi, sosial, politik, demi kemajuan Indonesia.

Baca Juga  BGN Monitor Program MBG di NTT, Gubernur Melki: Pemulihan Gizi Anak, Pergerakan Ekonomi Hingga Desa

Berdasarakn agendanya, Kongres akan digelar dua hari yakni 29-30 Agustus 2025. Hari pertama lebih pada konsolidasi internal, sedangkan pada hari kedua, akan ada seremoni pembukaan, diskusi panel, pemilihan dan penetapan pengurus UNTAS periode kedepan serta penutupan.

Ketua panitia pelaksana Kongres, Anthonio Sarmento, kepada media ini menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan seluruh keperluan teknis dan tinggal pelaksanaannya saja. Hingga Jumat siang, para tokoh nampak hadir. Seperti Sekjen UNTAS, Florencio Mario Vieira, Joao Meco, Joao Xavier Bareto Nunes, Joanico Cesario Bello serta tokoh lainnya.

Kongres UNTAS memiliki peran strategis dalam menentukan arah perjuangan organisasi, mengevaluasi kinerja serta memilih kepemimpinan visioner dan akuntabel. Disebut, UNTAS merupakan organisasi kemasyarakatan yang bertujuan memperjuangkan kesejahteraan, rekonsiliasi, perdamaian dan kesetaraan bagi seluruh anggota komunitas WNI asal Timor Timur di Indonesia. Kongres ini akan menjadi sebuah momentum penting untuk konsolidasi organisasi secara nasional, membangun sinergitas internal dan eksternal, memperbarui AD/ART sesuai tangangan zaman dan memperkuat agenda perjuangan UNTAS menuju peran strategis dalam pembangunan bangsa kawasan regional (NTT dan kawasan Timur Indonesia) bahkan global. (stenly boymau)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan