KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mulai mematangkan kesiapan teknis untuk menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Langkah ini menyusul terbitnya izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bagi 11 program studi jenjang sarjana dan magister di lingkungan Undana untuk mengonversi pengalaman kerja praktisi menjadi satuan kredit semester (SKS).
Persiapan tersebut dibahas secara mendalam melalui rapat koordinasi daring yang melibatkan jajaran Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (LP3M), pimpinan fakultas, hingga tim teknis RPL pada Selasa (19/5/2026).
Fokus pada Digitalisasi Lewat Siadiknona
Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyamaan persepsi mengenai penggunaan Sistem Akademik dan Non Akademik (Siadiknona). Sistem ini akan menjadi gerbang utama bagi calon peserta untuk melakukan pendaftaran hingga pengunggahan portofolio secara mandiri.
“Siadiknona sudah memuat kurikulum dan daftar mata kuliah di setiap prodi, sehingga calon peserta dapat dengan mudah mencocokkan pengalaman kerja mereka dengan mata kuliah tujuan. Saat ini kami sedang merampungkan panduan teknis dan tutorial agar proses pendaftaran tidak mengalami kendala,” ujar Prof. Annytha.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LP3M Undana, Dr. Jacobus M. Ratu, M.Kes., menekankan bahwa kesiapan sistem adalah prioritas sebelum sosialisasi masif dilakukan kepada mitra instansi. Undana menjadwalkan penyamaan persepsi bagi admin dan koordinator prodi akan tuntas pada minggu ketiga Mei 2026.
Jadwal Pelaksanaan dan Tahapan Seleksi
Berdasarkan rancangan jadwal yang telah disusun, Undana menargetkan pendaftaran resmi jalur RPL akan dibuka mulai awal Juni 2026. Sebelum itu, Undana akan mengirimkan pemberitahuan resmi kepada instansi mitra pada 25 Mei dan menggelar webinar pengenalan program pada akhir bulan ini.
Berbeda dengan jalur reguler, peserta RPL akan melewati serangkaian seleksi ketat yang meliputi penilaian administrasi, evaluasi portofolio pengalaman kerja, hingga seleksi substansi melalui wawancara. Seluruh proses ini direncanakan rampung pada Juli, sehingga perkuliahan mahasiswa RPL dapat dimulai pada Agustus 2026.
Solusi Pendidikan bagi Tenaga Profesional
Hadirnya jalur RPL di Undana merupakan solusi strategis bagi para praktisi, pegawai, maupun tenaga profesional yang telah memiliki kompetensi di lapangan namun belum memiliki gelar akademik yang relevan. Saat ini, 11 prodi telah siap menerima mahasiswa RPL, di antaranya Pendidikan Teknik Mesin, Administrasi Negara, hingga Magister Peternakan. Empat prodi lainnya, termasuk Ilmu Hukum, masih dalam tahap pengajuan di sistem kementerian.
Dukungan administratif untuk program ini juga diperkuat oleh tim internal yang telah ditugaskan rektor melalui surat tugas nomor 4557/UN15.5/KP/2026 , yang mencakup pimpinan fakultas dan koordinator humas guna memastikan alur koordinasi berjalan objektif dan akuntabel.
Program RPL ini diharapkan mampu meningkatkan kualifikasi SDM di Nusa Tenggara Timur secara lebih efisien tanpa mengabaikan kualitas akademik yang telah menjadi standar di Universitas Nusa Cendana. (Ref/rls/undana/boy)






