Menu

Mode Gelap
Politeknik Negeri Kupang Gelar PPM, Warga Oesapa Barat Dilatih Teknik Pengemasan Produk UMKM Ada Anggur Berkelas, Aneka Produk dan Mahakarya Perempuan Timor di Napan, Desa Binan Bank NTT yang Jadi Etalase RI Gerindra Beri Catatan Kritis ke Polda, Syahbandar dan Basarnas Terkait Tragedi Cantika Express 77 Riwayat Brigjen Iman, Putra Jenderal Edi Sudrajat yang Meninggal karena Serangan Jantung di Kupang Produksi Aneka Rempah Melimpah di Molakoli, Desa Binaan Bank NTT, Mereka Butuh Offtaker

Nuansa NTT · 27 Sep 2022 23:09 WITA ·

TJPS Jadi Program Unggulan, Pemprov NTT Eksekusi Lebih Awal Sambut Periode Okmar


 KETERANGAN. Kadis Pertanian NTT, Lecky F. Kolly saat memberi keterangan kepada wartawan. Saat itu dia didampingi Karo AP Setda NTT, Prisila Parera.  Foto: Geby Natun/Mediatorkupang.com Perbesar

KETERANGAN. Kadis Pertanian NTT, Lecky F. Kolly saat memberi keterangan kepada wartawan. Saat itu dia didampingi Karo AP Setda NTT, Prisila Parera. Foto: Geby Natun/Mediatorkupang.com

Kupang (MEDIATOR)–Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) saat ini boleh menjadi program unggulan dari Pemerintah Provinsi NTT. Ini dikarenakan hasil panen yang melimpah dan banyak kisah sukses dimana-mana. Bahkan di Sumba Barat Daya yang dulu ribuan hektar lahannya dibiarkan terlantar, kini boleh menghasilkan puluhan ribu ton jagung. Dan tahun ini sudah dua kali panen.

Tak mau menyia-nyiakan waktu, maka kini Pemprov NTT sedang mempersiapkan lagkah untuk memulai program ini tepat waktu, yakni periode Oktober-Maret (Okmar).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Lecky Frederich Kolly, dalam jumpa bersama insan pers di lobby kantor Gubernur, Selasa (27/9) menyampaikan bahwa Pemprov serius mengeksekusi program TJPS pola kemitraan yang berlangsung hingga saat ini.

Baca Juga  Dukung Rally Wisata 2021, Ini Pesan Gubernur Laiskodat

Oleh karena itu menyongsong masa tanam Okmar, pihaknya mempersiapkan lahan hingga pada proses tanam sesuai dengan instruksi presiden dalam mengatasi krisis pangan.

“Secara teknis tentu kesiapan-kesiapan menjelang masa tanam Oktober-Maret 2023 sudah kita lakukan serta melakukan langkah-langkah antisipasi krisis pangan global. Karena itu Dinas Pertanian sudah mempersiapkan berbagai hal seperti mengkoordinasikan, memastikan bahwa program TJPS tahun 2022 ini kita menargetkan 105 ribu hektar. Yang sudah kita tanami kurang lebih 37 ribu hektar yang penanamannya dilakukan musim tanam kedua April-September kemarin dan sudah dipanen serta dijual dan mendapatkan pendapatan maksimal,”tegas Lecky yang saat itu didampingi Kepala Biro AP Setda NTT, Prisila Parera.

Baca Juga  Gelar Pangeran, Mahkota Kebesaran Sonbai dan Pedang Kepahlawanan Kepada KSAD Dudung Saat Berkunjung ke Timor

Masih menurut Lecky, pada periode tanam Okmar, mereka sudah mempersiapkan 88 ribu hektar dan sudah diajukan ke bank sebagai salah satu mitra strategis yang ikut mendukung suksesnya TJPS sehingga telah terverifikasi 39 sampai 40 hektar yang siap dan segera cair dananya untuk persiapan tanam. Yang menggembirakan adalah, berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG, musim hujan akan turun di dasariat 3 bulan Oktober.

“Kita memprioritaskan lokasi yang curah hujannya mendahului yaitu Flores bagian Barat karena itu off taker penyedia benih jagung, pupuk dan lain sebagainya sedang dalam persiapan penyaluran ke petani-petani. Juga  lokasi-lokasi lain seluruh NTT dalam persiapan menuju curah hujan yang jatuh pada dasariat 1 bulan November,”tambah Lecky lagi.

Baca Juga  Para Kepala Daerah di NTT Diminta Belajar dari Kerja Keras Bupati Sumba Barat Daya

Target produksi yang diharapkan dari pananaman periode tanam I ini 400.000  ton, dan akan digunakan untuk kepentingan industri pakan ternak di dalam provinsi, sedangkan sisanya akan dikirim ke Surabaya. Dalam jangka pendek kita akan kerjasama dengan Kabupaten Bangli – Provinsi Bali sebagai penyuplai kebutuhan jagung. Dan mereka pun akan mensuplai daging ayam dan telur ayam yang diprioritaskan ke Pulau Sumba. (GEB/BOY)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Mimpi Besar Bobby Lianto Saat Panen Padi di Wetana, Tanah Terberkati di Sumba Barat

26 November 2022 - 17:38 WITA

Hamamah Horsan, Kepala Desa Perempuan Pertama di Amarasi

8 November 2022 - 17:21 WITA

Para Kepala Daerah di NTT Diminta Belajar dari Kerja Keras Bupati Sumba Barat Daya

22 Oktober 2022 - 12:09 WITA

VBL Sang Sulung Selatan, Bicara Tentang Budaya di Panggung Sakral Pemakaman Maramba Sumba

9 Oktober 2022 - 13:55 WITA

Leonard Antonius Pimpin Federasi Barongsai NTT, Anastasia Foe Jabat Ketua Perwanti

27 September 2022 - 14:27 WITA

Hengky Lianto Melaju ke Periode Dua Pimpin PSMTI NTT, Ini Struktur Pengurusnya

27 September 2022 - 13:21 WITA

Trending di Nuansa NTT