Rektor Undana Dorong Transparansi Anggaran dan Layanan Satu Pintu

Pendidikan81 Dilihat

Kupang (MEDIATOR) – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa penerapan ekosistem “Undana Satu Data” dan penguatan Unit Layanan Terpadu (ULT) merupakan fondasi utama dalam mempercepat transformasi birokrasi. Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan publik di lingkungan kampus berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor saat memimpin rapat kerja maraton di tiga biro strategis, yakni Biro Umum dan Keuangan (BUK), Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), serta Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS), Senin (2/2/2026).

Sentralisasi Layanan Melalui ULT

Rektor menginstruksikan agar ULT difungsikan secara optimal sebagai pusat layanan informasi, administrasi, dan pengaduan sivitas akademika yang terintegrasi. Nantinya, ketiga biro akan menempatkan staf khusus di ULT agar seluruh urusan administrasi dapat diselesaikan di satu pintu tanpa prosedur yang berbelit.

Baca Juga  Undana Buka Kesempatan Bagi 10 Calon Dokter Specialis Angkatan Pertama, Kerjasama Pemda

“ULT adalah kunci pembenahan layanan kita. Pelayanan harus lebih cepat dan terukur. Sebagai bentuk profesionalisme, kita perlu melakukan studi tiru ke kementerian atau universitas lain yang telah sukses menerapkan sistem ini,” tegas Prof. Jefri.

Transparansi Anggaran Sebagai Akuntabilitas Publik

Salah satu poin revolusioner dalam rapat tersebut adalah instruksi Rektor untuk mempublikasikan item anggaran strategis kepada masyarakat luas melalui media visual seperti baliho dan flayer. Langkah ini bertujuan agar sivitas akademika dan masyarakat dapat memahami arah kebijakan serta keberpihakan anggaran universitas.

“Publik berhak mengetahui arah anggaran Undana. Ini bukan sekadar angka, tapi bentuk tanggung jawab moral dan transparansi institusi kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  BAN-PT Kirim Tim ke Kupang, Lakukan Asesmen Lapangan AIPT Undana

Integrasi Data Lintas Biro

Dalam arahannya di masing-masing biro, Rektor menekankan poin-poin krusial. Biro Umum dan Keuangan (BUK) diminta untuk berfokus pada integrasi data kepegawaian dan keuangan serta evaluasi regulasi absensi digital (Siadiknona) untuk meningkatkan disiplin kerja yang adil.

Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) didorong untuk memaksimalkan jaminan kepastian layanan akademik melalui validasi data mahasiswa aktif, sinkronisasi ijazah, serta transparansi pengelolaan beasiswa.

Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) ditekankan pada seluruh pelaporan kinerja yang wajib berbasis indikator terukur dan mudah diakses oleh publik guna menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

Evaluasi Berkala Menuju Transformasi

Agenda reformasi ini akan dievaluasi secara berkala oleh jajaran pimpinan Undana, termasuk Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Drs. Siprianus Suban Garak, M.Sc.

Baca Juga  Kucurkan Dana Bantuan Rp 8 M untuk Riset, Undana Runtuhkan “Menara Gading”

Dengan penguatan Unit Layanan Terpadu dan validitas data yang terpusat, Undana optimis dapat mewujudkan Excellent University Governance yang mampu menjawab tantangan disrupsi di dunia pendidikan tinggi. (Ref/rls-undana/tim)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan