Kapolda-Rektor Undana ‘Teken’ PKS, Personil Polda NTT Bisa Lanjut Kuliah di Undana

Pendidikan594 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)— Kapolda NTT, Irjen Pol Rudy Darmoko dan Rektor Univesitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST,.M.Eng menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolda NTT, Senin (16/3/2026) pagi. Salah satu kesepakatannya adalah peningkatan kualitas SDM melalui skema pelatihan bersertifikat dan pendidikan lanjutan bagi personel Polda NTT. Ini tertuang dalam sambutan Rektor Jefri pada momentum tersebut.

Bahwa sinergi antara Undana dengan Polda NTT akan diarahkan pada pengembangan laboratorium sosial bersama di mana para akademisi dan praktisi kepolisian dapat berkolaborasi melakukan hilirisasi riset.

“Hal ini penting agar hasil pengkajian di kampus dapat langsung diaplikasikan dalam strategi pengamanan wilayah, sehingga memberikan rasa aman yang nyata bagi seluruh warga NTT.  Kami juga memandang kolaborasi ini sebagai investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas SDM melalui skema pelatihan bersertifikat dan pendidikan lanjutan bagi personel Polda NTT,”demikian Prof Jefri pada monent penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) Pusat Study Kepolisian antara Undana dengan Polda NTT.

Baca Juga  Hilirisasi Riset Kampus: Undana Kawal Prioritas Pembangunan Kota Kupang

Ditambahkannya “Dengan memadukan keahlian lapangan Polri dan kepakaran akademis Undana, kita sedang membangun fondasi institusi yang tangguh dalam menghadapi tantangan penegakan hukum global di masa depan.”

Hadir saat itu Kapolda NTT, Irjen Pol Rudy Darmoko Wakil Rektor 1 yang juga Plt Wakil Rektor 4 Bidang Kerjasama,  Prof. Dr. drh. Annytha I.R Detha, Msi, serta para pejabat dari Undana masing-masing Kepala Lemlit Prof. Yosef Seran Mau, Kepala Biro perencanaan dan Kerjasama, Jefri Adoe, S.E, M.A.P., Wakapolda Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H serta para pimpinan direktorat dan unit kerja lingkup Polda NTT.

Lebih jauh ditegaskan Rektor Jefri, momentum penandatanganan PKS ini adalah bukti nyata bahwa sekat antara menara gading akademik dan institusi penegak hukum telah luruh demi kepentingan bangsa. “Mari kita kawal bersama keberlanjutan Pusat Studi Kepolisian ini agar menjadi warisan intelektual yang bermanfaat bagi generasi mendatang.” (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan