Prof Umbu Data Hingga Prof Fred Benu di RTM Pimpinan 2026, Undana Perkuat Tata Kelola dan Evaluasi Kinerja

Pendidikan652 Dilihat

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Pimpinan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung tanggal 2-3 November 2026 di Umera Kofie, Kota Kupang. Kegiatan tahunan ini dihadirkan untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui evaluasi kinerja dan konsolidasi strategis di tingkat pimpinan.

Tak hanya hadir Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng yang membuka serta mengawal kegiatan itu, melainkan ikut hadir dua orang rektor pada masanya. Masing-masing Rektor Undana periode 2005–2013, Prof. Dr. Ir. Umbu Datta, M.Si., dan Rektor Undana periode 2013–2021, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D.

Prof Jefri Bale dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun kesamaan pandangan dan persepsi di antara jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, hingga tingkat biro. Menurutnya, konsep diskusi dalam ruang yang lebih terbatas dan terfokus akan membuat proses evaluasi dan pengambilan keputusan berlangsung lebih terbuka, cepat, serta terarah.

Baca Juga  90 Dosen dan Tendik Undana Jadi Penyelia Tes Kemampuan Akademik 2025

“Saya ingin agar kita memiliki persepsi yang sama bahwa small size itu penting. Melalui small room ini, kita bisa berdiskusi satu sama lain untuk memutuskan berbagai tuntutan dan aktivitas yang selama ini perlu dievaluasi, sekaligus berbagi pengalaman kepemimpinan dari para pimpinan sebelumnya,” ujar Rektor.

 

Rektor juga menjelaskan bahwa forum tersebut tidak hanya berorientasi pada evaluasi kinerja formal, tetapi juga sengaja dirancang sebagai ruang dialog yang inklusif untuk bertukar pengalaman kepemimpinan, sekaligus menyerap berbagai pembelajaran berharga dari rekam jejak para pimpinan Undana pada periode-periode sebelumnya.

Pemaparan Materi Strategis dan Evaluasi Kinerja

Sesi pemaparan materi strategis pertama diawali Prof. Dr. Ir. Umbu Datta, M.Si., yang memaparkan materi mendalam mengenai tujuh pilar kepemimpinan transformasional, akuntabilitas institusi, dan keunggulan universitas di era kecerdasan buatan. Prof. Umbu Datta menekankan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan dan mampu meninggalkan warisan bermakna bagi mahasiswa melalui penguatan ekosistem akademik, kolaborasi lintas peran, pendidikan berbasis capaian, penghapusan ego sektoral, pemanfaatan teknologi secara bijak, budaya kinerja produktif, serta pembangunan sistem kelembagaan yang tangguh.

Baca Juga  Peneliti Undana Dibidik Masuk Nominasi Nasional Anugerah Diktisaintek 2026

Pembahasan kemudian berlanjut pada evaluasi teknis capaian kinerja Triwulan III melalui Aplikasi Sistem Informasi Kinerja dan Remunerasi Terintegrasi (SINERGI). Materi ini disampaikan oleh Ketua Tim SAKIP, Dominirsep O. Dodo, S.K.M., M.P.H bersama Kepala UPT TIK, Arfan Y. Mauko, S.T., M.Cs. Sesi tersebut membahas dinamika pengisian dan evaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU), mulai dari tingkat rektor, unit kerja, hingga individu dosen dan tenaga kependidikan. Pembahasan ini bertujuan memastikan validitas pencapaian kinerja pada setiap tingkatan, mengingat hasil evaluasi tersebut terintegrasi langsung dengan tata kelola remunerasi institusi.

 

Rangkaian sesi pemaparan pada hari pertama ditutup oleh Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D., yang memberikan materi strategis terkait pengalaman mengenai perjalanan dan transisi kelembagaan Undana selama masa kepemimpinannya. Prof Fred menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara karakter kepemimpinan dan ketepatan manajerial dalam menempatkan figur yang tepat di posisi yang tepat, menjaga filosofi pelayanan pendidikan yang humanis di tengah arus pragmatisme global, serta memperkuat langkah antisipatif jajaran pimpinan dalam menghadapi dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional ke depan.

Baca Juga  Mahasiswa Undana Pulang dari Filipina, Bawa Pulang Praktik Pembelajaran Global lewat Program SEA Teacher

Setiap sesi pemaparan turut diwarnai dengan dinamika diskusi yang sangat aktif dan interaktif. Integrasi antara penyerapan rekam jejak kepemimpinan terdahulu dan ketajaman evaluasi teknis Indikator Kinerja Utama (IKU) pada hari pertama ini menjadi pijakan kuat bagi jajaran pimpinan Undana. Hal ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan tata kelola internal dan mendorong pencapaian target IKU secara optimal dan terukur dimulai dari level pimpinan hingga staf. (Audc/RLS/UNDANA/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan