MES NTT Tegaskan Komitmen Kembangkan Ekonomi Syariah Daerah di MUNAS VII MES 2026

Ekonomi614 Dilihat

Jakarta (MEDIATOR)– Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah di daerah dengan menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Menara BRILiaN Lantai 3, Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Ketua MES Provinsi NTT, Fahmi H. Abdullahi, SE, hadir langsung dalam forum nasional tersebut yang menjadi momentum strategis konsolidasi dan penentuan arah kebijakan ekonomi syariah Indonesia lima tahun ke depan.

MUNAS VII MES secara resmi dibuka oleh Erick Thohir, Ketua Umum MES periode sebelumnya sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Erick menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah nasional.

Baca Juga  23 Peserta Kontingen Kota Kupang Siap Ikuti MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi

Forum tertinggi organisasi MES ini kemudian melaksanakan sidang-sidang organisasi secara demokratis dan musyawarah mufakat. Hasilnya, Rosan P. Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia sekaligus CEO Danantara, terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat MES untuk masa bakti lima tahun mendatang.

Sementara itu, Ferry Juliantono, yang juga menjabat sebagai Menteri Koperasi Republik Indonesia, ditetapkan sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat MES.

Rangkaian MUNAS VII MES ditutup oleh Ketua Dewan Pembina MES, KH. Ma’ruf Amin, Mantan Wakil Presiden RI ke-13. Dalam arahannya, KH. Ma’ruf Amin menegaskan bahwa ekonomi syariah harus terus diperkuat sebagai pilar penting pembangunan nasional dan daerah yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Kehadiran PLTP Ulumbu Berdampak Positif, Pertanian dan Sumber Air Tetap Terjaga

Ketua MES NTT, Fahmi H. Abdullahi, menyampaikan bahwa kehadiran MES NTT dalam MUNAS VII MES menjadi bagian dari upaya aktif mendorong agar kebijakan dan program ekonomi syariah nasional dapat diimplementasikan secara nyata hingga ke daerah.

“MES NTT berkomitmen mendukung program-program Pengurus Pusat MES dan siap mengembangkan ekonomi syariah yang berbasis potensi lokal di Nusa Tenggara Timur,” ungkap Fahmi.

Ia menambahkan, penguatan ekonomi syariah di daerah diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

MUNAS VII MES 2026 menjadi momentum penting bagi MES di seluruh Indonesia, termasuk MES NTT, untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan langkah dalam mewujudkan ekonomi syariah sebagai kekuatan ekonomi nasional dan daerah. (RLS/TIM)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan