Salatiga (MEDIATOR)–Menyikapi berbagai dinamika pada dunia pendidikan, khususnya sekolah Kristen pasca pemberlakuan sejumlah regulasi oleh negara, membuat Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menggagas sebuah forum pendidikan berlevel nasional. Adapun seminar yang sejatinya dilaksanakan melalui layanan zoom ini mengusung thema “Masa depan persekolahan Kristen dalam rancangan revisi undang-undang Sistem Pendidikan Nasional”.
Adapun pembicara dalam seminar ini, Prof Yafet U.W Rissy, S.H., M.Si., L.L.M., Ph.D., AFHEA., Pdt Dr. Simpon F.Lion, M.Th., Adri Lazuardi, S.H., serta dr. Sofyan Tan.
Informasi yang diperoleh Mediatorkupang, Sabtu siang ini menyebutkan bahwa dalam momentum ini akan dibedah bagaimana arah persekolahan Kristen pasca putusan Mahkamah Konstitusi No. 3/PUU-XXII/2025? Bagaimanakah yayasan-yayasan milik gereja yang mengelola sekolah-sekolah Kristen merespons perubahan regulasi ini?
“Sebagai narasumber, kami sudah dihubungi dan Selasa nanti saya yang hadir dalam kapasitas sebagai akademisi, akan membicarakan tentang RUU Sisdiknas,”demikian Prof Yafet Rissy, Wakil Rektor UKSW Salatiga kepada media ini.
Seminar yang berlangsung Selasa, 24 Juni 2025 pukul 08.30-12.00 WIB ini menerima registrasi melalui barcode yang terlampir pada sisi lain tulisan ini. Ataupun pada kontak person 0812-6378-7955 (Debby). (BOY)






