Mahasiswa Undana Tembus Medan Berat Salurkan Bantuan Spesifik di Aceh Utara

Pendidikan121 Dilihat

Aceh Utara (MEDIATOR)– Universitas Nusa Cendana (Undana) menutup tahun 2025 dengan menunjukkan aksi solidaritas nyata lintas pulau dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi ribuan warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Melalui tim Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Undana, misi ini tidak hanya sekadar mendistribusikan logistik, tetapi juga melakukan asesmen mendalam untuk menyasar kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan balita.

Tim Mapala Undana yang diterjunkan langsung ke lokasi fokus melakukan intervensi di dua wilayah terparah, yakni Desa Geudumbak dan Dusun Pante Rusif. Di Desa Geudumbak, tercatat sebanyak 1.695 jiwa dari 450 kepala keluarga terdampak, dengan ratusan di antaranya masih bertahan di posko pengungsian induk. Kondisi di Dusun Pante Rusif bahkan lebih memprihatinkan, di mana sejumlah rumah warga dilaporkan roboh dan proses pembersihan puing masih memerlukan dukungan alat berat.

Berdasarkan hasil asesmen lapangan, tim Undana menemukan kebutuhan mendesak yang sangat spesifik bagi kelompok rentan. Di Desa Geudumbak, bantuan diprioritaskan pada penyediaan fasilitas MCK, air bersih, serta obat-obatan anak dan perlengkapan bayi (pampers). Sementara itu, di Dusun Pante Rusif yang dihuni banyak lansia dan penyandang disabilitas, bantuan difokuskan pada perlengkapan tidur (selimut, tikar, kelambu), perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan teknis seperti pompa air dan bahan bakar.

“Seluruh bantuan yang kami salurkan merupakan hasil identifikasi langsung di lapangan agar tepat sasaran sesuai kebutuhan mendesak warga di tiap titik pengungsian,” lapor Ketua Tim Mapala Undana dalam wawancara jarak jauh bersama Humas Undana.

Perjalanan kemanusiaan ini bukan tanpa tantangan. Tim harus menempuh jarak yang jauh dengan kondisi akses jalan yang rusak berat akibat terjangan banjir. Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi dan jumlah personel di lapangan menjadi hambatan teknis yang dihadapi. Namun, komitmen untuk menjangkau warga di pelosok Langkahan memastikan bantuan tetap sampai ke tangan yang membutuhkan, baik melalui posko induk maupun distribusi langsung ke rumah-rumah warga.

Baca Juga  Fokus Pada Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Berikut Profil Yayasan Ume Halan Bonen dan Pengurusnya

Keterlibatan aktif mahasiswa dalam misi ini merupakan bagian dari penguatan peran sivitas akademika Undana dalam pengabdian masyarakat berskala nasional. Hal ini sejalan dengan komitmen universitas untuk menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial yang melampaui batas geografis.

Melalui bantuan ini, Undana berharap dapat meringankan beban para penyintas di Aceh Utara dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. Aksi ini sekaligus menegaskan bahwa sinergi pendidikan tinggi dan aksi kemanusiaan adalah kunci dalam membangun ketangguhan bangsa menghadapi bencana alam. (Ref/rls undana-tim)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan