Kupang (MEDIATOR)–Pengurus KADIN Kota Kupang, Jumat (13/12/2024) pagi mendatangi dia lokasi masing-masing Panti Asuhan Puri Bunda di Kelurahan Manulai ll dan lokasi kedua di Panti Asuhan Syalom Sikumana.
Dipimpin ketuanya, Budiharto Ang, belasan pengurus ini mengawali kunjungan dengan datang ke Panti Asuhan Puri Bunda. Disana telah menanti Bunda Ester selaku pengasuh sekaligus pengelola. Di panti yang menampung puluhan anak balita dan remaja itu, Budiharto dan tim disambut hangat. Ada doa serta syukur sebagai tanda ungkapan terimakasih pada Tuhan atas penyertaan sehingga organisasi ini bertumbuh dan juga ada kepedulian terhadap sesana.

Foto: ist
Budy tak banyak bicara, dia menyerahkan bantuan-bantuan berupa bahan makanan ala kadarnya serta tandon air.
“Kedatangan kami semata untuk berbagi kasih jelang Natal. Ada sedikit sumbangan berupa tandon dan bahan makanan seadanya, semoga memberi manfaat bagi warga panti,”tegas Budi. Sebelumnya kepada Mediatorkupang.com, pengusaha muda ini mengatakan bantuan ini adalah partisipasi pengurus KADIN Kota Kupang. Dan ini sebagai tanda syukur untuk satu tahun pelayanan mereka di organisasi.

Foto: Stenly Boymau
Saat itu Bunda Ester menjelaskan panti ini sudah ada sejak tahun 2009 lalu dan hingga kini mereka sudah menampung anak-anak dengan usia yang bervariasi. “Kami hadir sudah 15 tahun ini karena Tuhan Yesus. Berasal dari daya mendapat mujizat, ketika saya divonis liver stadium akhir di Rumah Sakit Puri Bunda Bali. Saya dijamah Tuhan, dan sebagai ungkapan terimakasih saya, maka saya bangun panti asuhan ini,”jelasnya. Dia percaya bahwa Tuhan yang mengirim para pengusaha ini dan Tuhan pula yang akan membalas kebaikan mereka.
Hal yang sama di Panti Asuhan Syalon Sikumana. Disana mereka diterima Mama Yuliana Wulla sebagai pengelola. Dijelaskan, warga panti disana ada 64 orang dengan usia yang bervariasi yakni yang terkecil berusia 2 tahun dan paling besar 20-an tahun. Diantaranya mereka bersekolah di SD Generasi Bangsa, SMP N 13, SMA N 6, SMA Sudirman, SMK, dan ada empat orang yang mereka kuliahkan di STIKES Maranatha, UKAW Kupang, UNDARMA dan IAKN Kupang.
“Kami sanat berterimakasih atas kunjungan ini. Bagi kami, ini adalah bentuk kepedulian luar biasa dari bapak-bapak dan ibu pengusaha. Tentu kami sangat berterimakasih dan mendoakan kiranya Tuhan yang akan membalas kebaikannya,”tegas Mama Yuli. Di panti asuhan itu, dia dibantu 9 orang pengasuh yang bekerja secara sukarela. “ Bagi kami, inilah bukti pemeliharaan Tuhan. Ini kasih yang luar biasa, kiranya Tuhan mengembalikan berkali-kali ganda,”pungksnya. (stenly)






