FGBMFI NTT dan LOF Berbagi di Dua Panti Asuhan, Don Putra Gotama: Agar Semua Orang Merasakan Kasih Tuhan

Metro210 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)--Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) Regional Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Ladies of Fellowship (LOF) menggenapi salah satu programnya, Social Ministry ke dua panti asuhan, Jumat (16/1).

Adapun dua panti asuhan yang dikunjungi masing-masing Panti Asuhan Alma Bhakti Luhur Kelurahan Sikumana, serta Panti Asuhan Generasi Pengubah di Kelurahan Bello.

Program yang diselenggarakan dengan mengusung thema Christmass Drive ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru. Biasanya organisasi menggelar ibadah dan mendatangkan anak-anak panti atau pihak lain yang akan menerima bantuan. Namun kali ini dipimpin Regional President FGBMFI NTT, Johanes Don Putra Gotama, tim beranggotakan sekira puluhan pengurus dan member ini mendatangi kedua panti asuhan, Jumat siang hingga petang.

J. Don Putra Gotama duduk di depan berbaur bersama anak panti di Belo.

Dalam sambutannya di sela-sela kunjungannya ke dua panti asuhan, Regional President FGBMFI NTT, Johanes Don Putra Gotama menjelaskan bahwa FGBMFI merupakan wadah persekutuan para pengusaha Kristen, baik Protestan maupun Katolik, yang berfokus pada pendalaman firman Tuhan, kesaksian hidup, serta saling mendoakan satu dengan yang lain. Lagipula FGBMFI adalah organisasi ini bersifat interdenominasi, bukan bergerak atas nama satu gereja dan tidak akan membentuk gereja, lagipula seluruh pengurusnya adalah kaum awam/pengusaha.

Baca Juga  Regional Convention, Pesta Rohani Tahunan yang Memberkati Member Full Gospel di NTT

Kegiatan yang diselenggarakan adalah bentuk kepedulian dari pengurus dan member untuk menyatakan kasih Tuhan dengan cara berbagi dengan sesama terutama anak-anak panti asuhan.

“Kami ingin agar melalui momentum Natal dan Tahun Baru ini semua orang merasakan kasih dan kemurahan Tuhan. Kasih itu tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata,”ujarnya menambahkan untuk menyukseskan kegiatan ini, ada tiga donatur dan lainnya adalah benih kasih persembahan pengurus dan member FGBMFI NTT.

Dalam berorganisasi, sebagai FGBMan, menurut Don Putra Gotama, setiap perjumpaan dengan Kristus pasti membawa perubahan karakter dan cara hidup. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan Yakobus 1 ayat 27 yang berbunyi: “Ibadah yang murni dan tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka dan menjaga supaya diri sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.” Ayat tersebut menjadi landasan gerakan sosial FGBMFI dan LOF NTT.

Pengurus LOF NTT saat mempersembahkan kidung indah di panti asuhan.
Foto: mediator

Sementara Ketua Panitia pelaksana, Toni Angtariksa Dima menegaskan “Harapan kami, anak-anak jangan pernah putus asa dan jangan patah semangat, karena ada Tuhan. Tuhan tidak pernah salah menghadirkan kita di dunia ini,”ungkap Dirut KI Bolok ini. Yosef Lukman selaku RDDD Social Ministry FGBMFI NTT juga koordinator kegiatan menyampaikan terima kasih kepada para pengelola panti atas penerimaannya.

Baca Juga  KADIN Kota Kupang Setahun Berkarya, Gelar Baksos di Panti Asuhan dan Resmikan Klinik Fisioterapi

Panti Asuhan Alma

Terpantau media ini, ketika di Panti Asuhan Alma Sikumana, rombongan diterima Suster Henderina Alma bersama belasan anak panti di halaman rumah yang baru saja direhab itu. Anak-anak panti yang hampir semuanya adalah mereka yang berkebutuhan khusus ini pun menyumbang sebuah lagu indah, yang disambut dengan balasan nyanyian kidung pujian dari LOF NTT. Adapun bantuan yang diberi seperti beras, susu bayi, gula pasir, pampers, serta berbagai kebutuhan pokok. FGBMFI NTT pun menyerahkan sejumlah uang tunai dan

Suster Henderina selaku Pengelola Panti Asuhan Alma menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dari Don Putra

“Kami tidak bisa membalas apa-apa selain do’a. Kiranya seluruh usaha dan pelayanan keluarga besar FGBMFI dan LOF selalu diberkati Tuhan,” ujarnya. Untuk diketahui, ada 25 anak yang menghuni Panti Asuhan Alma Sikumana dan diasuh oleh empat orang pengasuh.

Panti Asuhan Generasi Pengubah

Sama halnya dengan kunjungan ke panti asuhan sebelumnya, di Panti Asuhan Generasi Pengubah Belo, rombongan FGBMFI dan LOF NTT disambut oleh pengelola panti, yakni Junus Labba dan Marselina Bali. Anggota Polri yang kini berpangkat IPDA ini pun menyampaikan profil lembaga yang didirikan secara mandiri itu.

Baca Juga  Pemkot Fokus Kerja Profesional, Penjabat Walikota Uji Coba Mall Pelayanan Publik
Suasana penerimaan rombongan di panti.

Hingga di tahun 2010, jumlah anak panti terus bertambah sehingga dia pun bekerja sampingan. Tahun demi tahun, dengan segala keterbatasan mereka membangun panti hingga beberapa tahun lalu jumlah penghuni pantinya sampai 100 orang lebih. Hingga kini, mereka sudah berhasil menyekolahkan puluhan anak hingga sarjana (20-an orang) sedangkan saat ini yang masih kuliah berjumlah 33 orang.

“Terimakasih sudah mengunjungi kami, hanya doa yang bisa kami beri sebagai balas atas semua kebaikan organisasi ini. Kiranya seluruh keluarga besar FGBMFI dan LOF selalu diberkati Tuhan, diberikan kesehatan, kesuksesan, serta umur panjang dalam pelayanan,”ujarnya.

Di panti ini, organisasi menyerahkan bantuan berupa beras, telur, perlengkapan bayi, susu dan kebutuhan lainnya.

Hadir dalam kesempatan itu regional board FGBMFI NTT, selain Don Putra Gotama, ada Toni Dima, Yosef Lukman, Bayu Budiarso, Herland Basarie, Stenly Boymau, Jimmy Mulyono, Febri Valentoni, Thimotius Manafe, Merci Siubelan dan beberapa pengurus lainnya. Sedangkan tak ketinggalan pengurus LOF, masing-masing Ny Linda Gotama-Puspadewi, Ny Ani Liyanto-Foe, Ny Mieke Lianto-Tandayu, Ny Litelnoni dan banyak lagi. Semuanya bahu membahu menyukseskan agenda organisasi tersebut. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan