Gibran Jadi Saksi, Wagub Josef, Pj Walikota Kupang dan Bupati Belu dapat Award dari Karang Taruna

Nasional1132 Dilihat

Solo (MEDIATOR)– Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Karang Taruna, Gibran Rakabuming, yang juga Walikota Surakarta, hadir dan menyerahkan penghargaan kepada para tokoh penerima Satyalancana Dharma Adhitya Karya Mahatva Yodha (AKMY) tahun 2022 yang berlangsung di  Pendhapa Gedhe Sala, Balaikota Surakarta, 29 November 2022 malam.

Untuk diketahui, Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), menganugerahi penghargaan kepada 32 orang pejabat pemerintah dan pejabat publik serta tokoh masyarakat di seluruh Indonesia yang memiliki peran penting dalam pengabdian sosial dan bersama-sama berkolaborasi dengan Karang Taruna.

Mereka diantaranya para gubernur, wakil gubernur, Sekda Provinsi, maupun bupati serta walikota dan penjabat. Tak hanya itu, para tokoh masyarakat pun mendapat penghargaan yang sama.

Juga hadir dalam seremoni yang berlangsung di  Pendhapa Gedhe Sala, Balaikota Surakarta  ini sebagian besar pengurus pusat  seperti Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), masa bhakti 2020-2025,  Dr. H Didik Mukrianto, Sekjen, Deden Sirajudin, Direktur Eksekutif, Reza Pahlevi serta seluruh keutua Karang Taruna provinsi dan kader berpotensi dari seluruh Indonesia. Dari NTT hadir ketua Karang Taruna Provinsi NTT, Wildrian Ronald Otta, dan Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau.

Baca Juga  Bambu Lentur

Yang membanggakan adalah, dalam Surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna No: 20/SK/PNKT/XI/2022 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Satyalancana Adhitya Karya Mahatva Yodha, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi atas karya bhakti dan pengabdian sosial yang telah dilakukan bersama-sama dan berkolaborasi bersama dengan Karang Taruna. Tidak hanya itu, melainkan dua pejabat lainnya yakni Penjabat Walikota Kupang, George M. Hadjoh dan Bupati Belu, dr Agustinus Taolin pun mendapatkan penghargaan yang sama.

Adapun thema yang diusung tahun ini dalam perayaan Bulan Bhakti Karang Taruna Nasional dan HUT Karang Taruna ke-62 yakni Konsistendi Mengabdi untuk Negeri. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat itu tidak hadir, namun diwakili Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pergerakan pemuda yang merupakan generasi masa depan bangsa.

Baca Juga  Uang Mati (Kebakaran California)

Menteri Sosial RI, Tri Risma Harini yang diwakili Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Arif Dohari saat itu mengakui bahwa Karang Taruna saat ini menghadapi tantangan yang berat namun inilah sebuah ujian menuju ke kecakapan generasi penerus bangsa ini. Dia mencontohkan, kelangkaan minyak tanah, krisis pangan dan energi, dan ini menjadi sebuah ruang bagi kader untui memberi diri dan berkontribusi. Karena itu anak muda harus bisa mempersiapkan diri secara baik.

Ketua Umum PNKT, Didik Mukrianto, memberi apresiasi yang tinggi atas peran Karang Taruna saat ini seturut semangat awal pendiriannya, yakni merupakan organisasi sosial .pemuda yang lahir dari rahim rakyat yang dilatarbelakangi kepedulian terhadap sesama anak bangsa. “Karena itu saya memastikan bahwa Karang Taruna tetap menjadi penjaga moral dan ideologi bangsa, membentengi anak-anak muda terhadap narkoba, serta ideologi-ideologi radikal,”tegas anggota Komisi III DPR RI itu. Sementara kepada media ini, Didik memberi apresiasi kepada Wagub NTT, Penjabat Walikota Kupang dan Bupati Belu. “Selamat ya, kepada Pak Wagub, Pak George Hadjoh dan Pak Bupati Belu. Terimakasih sudah berkolaborasi dengan Karang Taruna di daerahnya. Kami harap agar kerjasama ini terus berlanjut demi lahirnya generasi-generasi yang peduli terhadap bangsa,”tegasnya.

Baca Juga  Imlek Banteng

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. H. Tomy Kurniawan, SSTP, MM., melaporkan bahwa selama tiga hari dilaksanakan kegiatan di Solo. Antara lain Rakernas, Bhakti Sosial, Expo, malam anugerah AKMY (Adhitya Karya Mahatva Yodha). Kegiatan melibatkan kader Karang Taruna provinsi se-Indonesia. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan