Tatkala Nae Soi Memuji VBL di Penghujung Bhakti

Polkam792 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Tinggal menghitung bulan, kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Josef Adreanus Nae Soi (JNS) segera mengakhiri masa bhakti mereka memimpin Provinsi NTT. Tak hanya sekali, kedua pemimpini ini pun kerab saling memuji. Dan, pada Selasa (21/2), bertempat di New Sasando Internasional Hotel Kupang, Wagub JNS sekali lagi menyampaikan pandangannya mengenai siapa figur VBL di matanya setelah berteman cukup lama.

“Sosok Viktor Bungtilu Laiskodat dengan segudang ide dan gagasan yang sangat luar biasa, membuat saya bangga bisa mendampingi beliau untuk bisa berkarya memajukan NTT. Ia tidak hanya memiliki watak yang keras, tetapi juga selalu tegas dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi. Jangan hanya lihat orangnya marah-marah, tetapi dibalik itu semua ia seorang pemimpin yang memiliki ide dan gagasan yang sangat besar untuk kemajuan daerah ini dan berjuang untuk mensejahterakan masyarakat NTT,”demikian Nae Soi saat  memberi sambutan dan meluncurkan dengan resmi Buku Falsafah Hidup Viktor Bungtilu Laiskodat, yang ditulis oleh Pius Rengka, Staf Khusus Gubernur NTT Bidang Komunikasi Publik dan juga seorang wartawan senior NTT, Selasa tadi.

“Kur Hut Kusumu,  Mengapa kita ada di sini, ini adalah sebuah pertanyaan dalam Bahasa Latin, yang punya makna mendalam untuk kita berefleksi tentang Filsafat. Karena ada sesuatu ataupun seseorang yang begitu menarik, makanya kita semua bisa ada di tempat ini. Tidak berkelebihan apabila kita menulis tentang falsafah pendapat, gagasan, dan sikap batin dari seseorang. Oleh sebab itu, kalau tidak ada sosok VBL, maka kita tidak mungkin ada disini. Kita semua yang hadir disini, tentu mengenal dengan akrab sosok Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, karena ia memiliki falsafah hidup yang unik dengan karakter tegasnya, oleh sebab itu, ia pantas untuk ditulis tentang kepribadiannya dengan sikap batinnya sebagai seorang pemimpin visioner dan inspiratif, yang hampir semuanya tertuang dalam buku Falsafah Hidup Viktor Bungtilu Laiskodat ini,”jelas Wagub JNS.

Baca Juga  Pastikan Tak Ada Ruang Bagi Koruptor di NTT, Gubernur Melki Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah

Selanjutnya, Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadajaran Bandung ini mengatakan bahwa kata-kata akan hilang lenyap, tetapi tulisan akan tetap abadi (Verba Valent Scripta Manent). Itu berarti bahwa saat membaca tulisan dalam bentuk narasi literatur yang tertuang dalam sebuah buku, maka pasti kita akan menjadi tahu. Oleh sebab itu, Pemerintah NTT sangat menghargai setiap ide, pendapat, dan gagasan yang luar biasa dari siapa saja termasuk dari seorang Viktor Bungtilu Laiskodat dengan falsafah hidupnya yang luar biasa yang bisa mengantarkan ia dapat menjadi Gubernur NTT, dalam karya literasi luar biasa dari seorang penulis kawakan Pius Rengka.

“Kita tentu sudah banyak mengetahui kisah dan perjalanan hidup dari seorang Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), terutama tekad, komitmen, dan kerja kerasnnya untuk mengubah kehidupannya dan kehidupan setiap orang yang dikasihinya. Ini merupakan sebuah contoh yang patut kita teladani. Seorang Viktor Bungtilu Laiskodat, adalah pribadi yang pantang menyerah, karena baginya hidup adalah perjuangan. Hari ini kita melaunching buku sosok VBL, dimana hal ini membuat kita lebih mengenal lebih dekat lagi dengan sosok beliau,”ujar JNS.

Baca Juga  Jangan Anggap Remeh, Pisau Taji JERIKO Masih Sangat Tajam
Wagub NTT, Josef Nae Soi ketika sedang memberi sambutan.
Fotografer: Yonam Fina/Biro AP NTT

Dan menurutnya dengan membaca buku Falsafah Hidup Viktor Bungtilu Laiskodat, kita akan tahu begitu banyak gagasan dan ide cerdasnya. Dibalik sosok VBL yang luar biasa, bagaimana ide dan gagasan itu dapat diterjemahkan dalam aksi konkrit untuk dimanivestasikan untuk kesejahteraan banyak orang

Masih menurut Politisi Senor Partai Golkar ini Viktor Bungtilu Laiskodat banyak mengikuti ajaran Yesus, salah satu bagian kecil dari sikap batin VBL adalah penuh perhatian, kejujuran, dan kebersamaan terhadap orang-orang kecil dan orang-orang di sekelilingnya. Ia punya karakter care, fair and love. Beliau juga adalah seorang pribadi yang tak lelah belajar dan mengupgrade pengetahuannya dari segala bidang. Inilah yang harus menjadi inspirasi kepada kita terutama kaum muda, bahwa kita harus berubah.

Baca Juga  ASTAGA…Gugatan Pendukung Moeldoko Ditolak Lagi, Ini Kata Demokrat

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada penulis atas diterbitkannya buku Falsafah Hidup Viktor Bungtilu Laiskodat, yang merupakan karya literasi yang sangat berguna untuk menjadi warisan bagi generasi penerus dan juga masyarakat NTT pada umumnya. Saya bangga bisa mendampingi beliau dalam membangun untuk mewujudkan visi besar NTT bangkit menuju masyarakat sejahtera. Bagi kami berdua NTT adalah surga di Timur Indonesia, karena memiliki kekayaan alam yang luar biasa, baik di bidang pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan dan berbagai sumber daya alam lainnya,”ujar mantan Anggota DPR RI ini seperti dikutip dalam release Biro AP Setda NTT hari ini.

Wagub JNS juga menyatakan bahwa, seorang Viktor Bungtilu Laiskodat adalah pribadi yang pantang menyerah. Baginya hidup adalah sebuah perjuangan (Vivere militare est). Baginya, Viktor Laiskodat adalah seorang yang beriman dan cerdas, karena punya pengetahuan yang banyak, seorang yang memiliki kepedulian kepada sesama dan juga seorang yang punya keberanian (think, heart and brave). (Teresia Arkian dan Natacia Mirulewan /AP-NTT/ASQ)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan