Kupang (MEDIATOR)—Wartawan senior NTT, Pius Rengka, mempersembahkan sebuah buku yang berjudul ‘Falsafah Hidup Viktor Bungtilu Laiskodat’. Pius sendiri adalah seorang wartawan, yang gemar mengoleksi beraneka karya akademik, dan bahkan saat ini sementara dipercaya menjadi Staf Khusus Gubernur NTT Bidang Komunikasi Publik.
Hadir dalam peluncuran buku ini, Selasa (21/2) pagi tadi di Sasando International Hotel Kupang, Pius menyampaikan beberapa hal terkait penulisan buku yang ditulisnya. Dia mengaku bahwa hampir setiap hari selalu bersama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, maka dipastikan ada hal-hal serius namun inspiratif dengan makna yang sangat dalam pada setiap ucapan beliau, dimana ungkapan-ungkapan tersebut juga mengandung muatan filosofis dan makna teologis yang tinggi.
“Saya sempat berpikir apa makna dari ucapan-ucapan tersebut, dan dasar inilah yang menjadi spiritualitas dasar kepemimpinan beliau. Hal tersebut membuat saya berpikir untuk menuangkan berbagai ucapan filosofi Gubernur VBL, dalam bentuk tulisan dan dijadikan sebuah buku. Dan sebelum saya menulis saya membentuk tim dengan editor Romo Dr. Okto Naif, dimana buku ini terdapat 10 bab dan masih ada 2 buku yang nantinya akan saya terbitkan, tentang sosok kepemimpinan dari Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur NTT,”ungkap Pius Rengka yang juga adalah mantan Anggota DPRD Provinsi NTT dengan wajah gembira.

Fotografer: Yonam Fina/Biro AP
Pada bagian lain, Romo Dr. Okto Naif, Pr, yang juga sebagai editor buku Falsafah Hidup Viktor Bungtilu Laiskodat juga mengatakan bahwa buku Falsafah Hidup Viktor Bungtilu Laiskodat, sangat kaya berbagai narasi singkat dengan muatan ilmiah, moral, dan spiritual. Buku tersebut uga mengandung pikiran-pikiran emas untuk menjadi bagaimanna kehidupan masyarakat NTT dapat menjadi “Garam dan Terang” bagi dunia.
“Buku ini menunjukkan bagaimana seorang Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), telah menjadi pendobrak pikiran-pikiran klasik tetapi berkualitas. Dengan membaca buku ini kita layaknya berbicara dengan seorang pemikir yang mempunyai ide dan gagasan brilliant, karena dengan membaca buku ini kita akan mengetahui dan berpikir tentang perubahan dalam hidup kita”, ungkap Romo Okto Naif yang juga seorang akademisi pada Seminari Tinggi St. Mikael Penfui Kupang, seperti dikutip release dari Biro AP Setda NTT, hari ini.

Fotografer: Yonam Fina/Biro AP NTT
Turut hadir pada acara kesempatan tersebut, sejumlah undangan diantaranya adalah : Staf khusus Gubernur Bidang Hukum : Markus Hage, Staf khusus Gubernur Bidang Pertanian: Tonny Djogo, Staf khusus Gubernur Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga: Anwar Pua Geo, Staf Khusus Gubernur Bidang Kesehatan : Stef Bria Seran, Staf Khusus Gubernur Bidang Pendidikan: Prof. Willy Toisuta, Satf Khusus Bidang Energi dan Industri : Esau Koene, Pejabat Walikota Kupang: George Hadjoh, Wakil Walikota Kupang Masa Bhakti 2012 – 2022 : Hermanus Man, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT: Viktor Manek, Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT: Zakarias Moruk, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT: Kanisius Mau, Kepala Dinas Perindag Provinsi NTT : M. Nasir Abdullah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT: Soni Libing, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT : Lecky Frederich Koli, Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT : Alex Lumba, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT : Ambrosius Kodo, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT : Odermaks Sombu, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTT : Rita Wuisan, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT: Jusuf Lery Rupidara, Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT : Stefania Boro, Ketua Umum KADIN NTT : Bobby Lianto, Direktur Utama PT. Jamkrida Provinsi NTT : Ibrahim Imang, Direktur PT. Flobamor : Hadi Djawas beserta para Wartawan Senior, diantarnya : Beni Djahang, Tony Kleden, Yossy Bataona, dan para wartawan media cetak, elektronik dan online lainnya. (Teresia Arkian dan Natacia Mirulewan /AP-NTT/ASQ)






