Kupang (MEDIATOR)–Winston Rondo dan Amos Lafu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua dan sekretaris DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT Periode 2025-2028. Momen ini berlangsung dalam Konferda GAMKI IV yang digelar dari tanggal 28–29 Maret 2025, di GMIT Elim Lasiana, Kota Kupang.

Foto: ist
Dalam sambutannya usai terpilih, Winston mengajak seluruh pihak agar bersama-sama membangun GAMKI NTT ke arah yang lebih baik.
” Saya ajak Pengurus DPD GAMKI NTT Demisioner dan DPC-DPC yang hadir untuk kita bersama-sama membangun GAMKI NTT ke arah yang lebih baik,”ujar anggota DPRD NTT ini. Hal yang sama ditegaskan Amos. Pengacara muda yang sedang naik daun ini meminta kepada semua untuk mensukseskan program yang sudah ditetapkan dalam Konferda.
Gubernur Hadir, Dibuka Wagub
Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johanis Asadoma mendorong GAMKI NTT untuk dapat terlibat dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan keduanya saat hadir di Konferda GAMKI. Wagub Johny hadir lebih dahulu dan membuka kegiatan, sementara Gubernur Melki baru hadir dua jam kemudian saat pulang dari Kefamenanu, melayat jenazah Alm Raymundus Sau Fernandez.

Foto: ist
Gubernur Melki dalam sambutannya juga sejalan dengan meminta agar GAMKI NTT mengambil peran untuk turut mewujudkan pembangunan di NTT. ”GAMKI harus bisa ambil peran dan siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam berbagai program pembangunan,” ungkapnya menambahkan ”Nanti setelah Konferda ini saya mengajak GAMKI untuk diskusi bersama kami dari pihak Pemprov NTT terkait dengan berbagai rencana kita ke depan. Kita ingin agar kolaborasi kita apat membawa perubahan bagi NTT.”
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Johanis Asadoma juga GAMKI NTT berkontribusi bagi NTT.
“Saya berharap agar segenap Anggota GAMKI NTT tetap menjadi pelopor dalam mengembangkan semangat persaudaraan dan toleransi serta terus berkontribusi nyata dalam memajukan daerah ini. Tentu rumusan program yang dihasilkan pada konferensi ini diharapkan mampu membawa perubahan pada internal organisasi serta mampu memberi kontribusi positif pada pembangunan di daerah Nusa Tenggara Timur yang kita cintai ini,”ujarnya.
Wagub juga mengungkapkan, pemikiran kritis dan masukan dari GAMKI NTT sangat dibutuhkan untuk mengawal berbagai program pemerintah pusat dan pemerintah daerah, memberikan masukan-masukan yang konstruktif serta terlibat aktif dalam pembangunan daerah.

Foto: stenly boymau
“Anak Muda Kristen didorong untuk menjadi agen pembaharuan, tidak hanya dalam lingkup gereja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Keteladanan moral dan spiritual menjadi pilar utama kepemimpinan transformatif serta berpikir secara kreatif dan inovatif untuk melahirkan ide – ide baru dan solusi yang efektif menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan gereja di era yang penuh dengan tantangan ini,” jelas Johni
Wagub mengungkapkan, Pemerintah Provinsi NTT memiliki berbagai program yang memberikan ruang bagi pemuda untuk berkreasi seperti Program One Village One Product dan Gerakan BELI NTT untuk mendorong pemuda dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan serta Pengembangan Koperasi Merah Putih di NTT.
“Saya ingin agar ke depannya GAMKI NTT juga ikut berperan dalam wirausaha dengan memiliki unit usaha sendiri. Hal tersebut selain mengembangkan ekonomi organisasi dan memberi manfaat organisasi GAMKI dapat memiliki sumber anggaran sendiri untuk dapat mendukung kelancaran aktivitas atau kegiatan organisasi,” ungkapnya.
Wagub menambahkan Pemuda khususnya yang tergabung dalam GAMKI untuk terus mengembangkan diri melalui budaya literasi baik manual maupun digital sebagai upaya bagian dari upaya memperluas pengetahuan serta meningkatkan kapasitas dan kapalitas diri agar dapat bersaing di era yang kompetitif ini. Terpantau, Konferda ini didahului dengan ibadah pembuka, dan dihadiri anggotq Fraksi Gerindra DPR RI, Esthon Foenay, Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni, para senior GAMKI yakni Rodialek Pollo, ketua demisioner, Gady Bulli dan sejumlah senior lainnya. Sekum GAMKI, Allan Singkali. (NET/RLS/BOY)






