Undana Masuk 10 Besar Nasional, Terima 1.959 Mahasiswa Jalur KIP Kuliah

Pendidikan352 Dilihat

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang paling inklusif di Indonesia. Dalam hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, kampus kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berhasil menempati peringkat keenam nasional sebagai PTN akademik dengan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak.

Berdasarkan data resmi Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 yang dipublikasikan melalui Konferensi Pers, Senin (25/5), Undana meloloskan 1.959 mahasiswa penerima KIP Kuliah melalui jalur tes tersebut. Capaian ini menunjukkan peran strategis Undana dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah dari keluarga ekonomi lemah di kawasan timur Indonesia.

Total 5.263 Mahasiswa Baru Lolos Seleksi Nasional

Secara keseluruhan, Undana telah menerima sebanyak 5.263 mahasiswa baru dari dua jalur seleksi nasional yang telah rampung. Koordinator Pelaksana SNBT sekaligus KaPokja Registrasi dan Statistik BAK Undana, Hendro Soepranoto, S.Kom., M.Si., menjelaskan bahwa rincian tersebut terdiri dari 2.084 mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 3.179 mahasiswa dari jalur SNBT.

“Pengumuman hasil SNBT telah dilakukan pada Minggu (25/5/2026) malam. Dari total yang lulus di Undana, jumlah penerima KIP Kuliah sangat signifikan, yakni mencapai posisi enam besar di tingkat nasional,” ujar Hendro, Selasa (26/5/2026).

Di tingkat nasional, tren kelulusan peserta KIP Kuliah juga menunjukkan peningkatan. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, mencatat sebanyak 86.118 pendaftar KIP Kuliah atau sekitar 33,59 persen dari total peserta berhasil lolos SNBT tahun ini. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga pemerataan kesempatan pendidikan.

Baca Juga  Undana Tuan Rumah Konferensi Internasional IAPA 2025; Full Support dari Pemprov NTT

Kebijakan KIP Kuliah yang Lebih Tepat Sasaran

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pendidikan ke depan akan semakin akurat. Pemerintah kini menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meminimalkan salah sasaran.

“KIP Kuliah akan jauh lebih tepat sasaran karena berasal dari basis data yang valid. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 untuk memastikan bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan,” tegas Brian.

Indikator Kepercayaan Masyarakat

Keberhasilan Undana bersaing dengan kampus-kampus besar seperti Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Medan, dan Universitas Negeri Padang dalam distribusi KIP Kuliah menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik. Tingginya minat pendaftar memperlihatkan bahwa Undana dinilai mampu memberikan layanan pendidikan berkualitas dan berdaya saing nasional tanpa terkendala hambatan finansial.

Baca Juga  Mendiktisaintek Soroti Kesejahteraan Dosen dan Tendik Undana, Prof Taneo: Siapapun Rektor, Kita Bersaudara

Melalui keberhasilan seleksi ini, Undana siap menyambut ribuan talenta muda NTT untuk memulai perjalanan akademik mereka pada semester mendatang, sekaligus mempertegas peran kampus sebagai motor penggerak SDM unggul di perbatasan selatan Indonesia. (Alk/rls/undana/boy)

 

Foto : Dokumentasi Humas

Posting Terkait

Jangan Lewatkan