UCE UKSW: Wadah Kembangkan Kemampuan Entrepreneurship

INFO UKSW32 Dilihat

Salatiga (MEDIATOR)–Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menggelar festival lomba Bisnis Model Canvas (BMC) dalam kegiatan “UKSW Creative Entrepreneurship (UCE)” baru-baru ini.

Tampak berjajar sepuluh stan produk bisnis di bidang kuliner, aksesoris fashion, kosmetik, alat elektronik, dan berbagai buket memadati halaman di samping Rumah Noto. Produk bisnis dari ke-10 stan tersebut berasal dari 200 peserta yakni 150 mahasiswa UKSW dan 50 masyarakat umum.

Dalam festival lomba BMC tersebut, Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., bersama Direktur Direktorat Inovasi dan Kewirausahaan (DIK) Dr. Linda Ariany Mahastanti, S.E., M.Sc., berkesempatan untuk mengunjungi ke sepuluh stan bisnis para peserta.

Baca Juga  Christina Ariadne Sekar Sari Raih Gelar Doktor Manajemen di FEB UKSW, Beri Kontribusi pada UMKM

Saat diwawancarai secara daring, Selasa (02/07/2024) ketua SMU Grand Dior menyampaikan bahwa kegiatan festival lomba BMC ini menampilkan produk-produk kreatif yang diciptakan oleh para peserta untuk di jual dan kemudian dinilai oleh para juri.

UCE Memberikan Dampak Positif

Grand Dior juga menerangkan kegiatan UCE ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan jiwa kewirausahaan baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Ia berharap melalui kegiatan UCE ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta.

SMU UKSW kembali gelar festival lomba Bisnis Model Canvas (BMC) dalam kegiatan UKSW Creative Entrepreneurship, baru-baru ini.
Foto: Humas UKSW

Entrepreneurial skill yang ada dalam diri peserta dapat menciptakan peluang untuk mengembangkan kehidupan melalui aktivitas bisnis, sosial budaya, dan kemampuan berinovasi dengan mengelola sumber daya ekonomi,” ungkapnya.

Baca Juga  UKSW Salatiga Hadirkan Kurikulum Talenta Merdeka, Jadikan Kuliah Semakin Inovatif dan Asyik

Sementara itu, ketua panitia Hizkia Ebizeen menuturkan kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa bahkan masyarakat umum untuk menuangkan ide bisnis mereka. “Kegiatan ini dapat membantu peserta untuk mengembangkan entrepreneur skill mereka secara langsung dan didampingi oleh mentor yang ahli di bidangnya,” tuturnya.

Puluhan stan produk bisnis tersebut menarik perhatian para pengunjung, salah satunya Ayupasalli. Wanita yang berasal dari Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang ini mengaku senang bisa mengunjungi stan produk bisnis yang dijual langsung oleh mahasiswa. “Kegiatan ini sangat bagus karena menjadi tempat bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan bisnisnya,” katanya.

Rangkaian kegiatan lainnya yang telah dilaksanakan dalam agenda tahunan ini yaitu mentoring produk BMC selama tiga minggu dan seminar bertema “Fostering Creative and Innovative Entrepreneurial Spirit” yang diselenggarakan di Balairung Universitas bulan Juni lalu. (RLS/HUMAS- UKSW/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *